20 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Sistem Belajar Santai, Kiat Lembaga Kursus Gaet Peserta Didik
Denpasar (BisnisBali) –Maraknya bermunculan kursus-kursus ketrampilan saat ini, menuntut setiap pengelolanya memiliki nuansa belajar tersendiri, salah satunya mengembangkan sistem belajar santai, sehingga untuk menggaet peserta didik khususnya anak-anak membuahkan hasil yang optimal.

Sekarini, S.pd, salah seorang pengelola kursus bahasa Inggris untuk anak-anak, Selasa (19/2) kemarin, mengungkapkan kursus bahasa Inggris untuk anak kini cukup banyak.

Ini bukan saja menjadi tuntutan bagi anak untuk mengerti bahasa Inggris dan berprestasi di sekolah khususnya di bidang mata pelajaran terkait, sekaligus mengisyaratkan tingginya perhatian kalangan orangtua akan peningkatan kemampuan anak mereka khususnya di bidang bahasa Inggris.

“Banyak orangtua yang ingin anaknya, bisa berprestasi di sekolah dengan nilai bahasa Inggris yang memuaskan. Karenanya, mereka menganggap pelajaran terkait yang diterima di sekolah belum cukup, sehingga perlu ditunjang lagi dalam bentuk kursus-kursus terkait,” katanya.

Nuansa belajar yang santai, namun tepat sasaran memang seharusnya dirancang oleh pengelola kursus bahasa Inggris. Selain menyediakan fasilitas bermain yang memadai, juga perlengkapan belajar yang diperlukan sehingga proses belajar-mengajar dapat berjalan lancar.

Tentang persaingan disadarinya memang ketat. Namun demikian, ia berusaha untuk konsisten pada nuansa kursus yang dirancangnya, untuk tetap mampu menggaet kepercayaan peserta didik.

Beberapa orang siswa yang mengkursuskan anaknya di bidang bahasa Inggris, mengaku dari sisi investasi kursus bahasa Inggris selama tiga hingga enam bulan masih terjangkau.

“Investasi Rp 600.000 hingga Rp 1 jutaan juga terbilang masih memadai, karena ilmu yang diperoleh anak-anak nilainya jauh lebih tinggi dibanding nilai investasi itu,” ujar Agustini, salah seorang orangtua siswa SD di Denpasar.

Dia juga mengatakan, dengan melatih anak berbahasa Inggris sejak dini, ke depannya mereka akan lebih mudah menguasainya, sehingga sasaran orang tua agar anak mereka mampu berbahasa Inggris, sekaligus bisa menikmati manfaatnya saat memasuki dunia kerja jadi kenyataan.

Menurutnya, kursus bahasa Inggris penting untuk anak, selain meningkatkan prestasi anak di sekolah, juga menjadi ketdrampilan primadona ketika akan memasuki dunia kerja yang makin ketat. *gun
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost