Denpasar (BisnisBali) –Maraknya bermunculan
kursus-kursus ketrampilan saat ini, menuntut setiap pengelolanya
memiliki nuansa belajar tersendiri, salah satunya mengembangkan
sistem belajar santai, sehingga untuk menggaet peserta didik
khususnya anak-anak membuahkan hasil yang optimal.
Sekarini, S.pd, salah seorang pengelola kursus bahasa Inggris
untuk anak-anak, Selasa (19/2) kemarin, mengungkapkan kursus
bahasa Inggris untuk anak kini cukup banyak.
Ini bukan saja menjadi tuntutan bagi anak untuk mengerti bahasa
Inggris dan berprestasi di sekolah khususnya di bidang mata
pelajaran terkait, sekaligus mengisyaratkan tingginya perhatian
kalangan orangtua akan peningkatan kemampuan anak mereka khususnya
di bidang bahasa Inggris.
“Banyak orangtua yang ingin anaknya, bisa berprestasi
di sekolah dengan nilai bahasa Inggris yang memuaskan. Karenanya,
mereka menganggap pelajaran terkait yang diterima di sekolah
belum cukup, sehingga perlu ditunjang lagi dalam bentuk kursus-kursus
terkait,” katanya.
Nuansa belajar yang santai, namun tepat sasaran memang seharusnya
dirancang oleh pengelola kursus bahasa Inggris. Selain menyediakan
fasilitas bermain yang memadai, juga perlengkapan belajar
yang diperlukan sehingga proses belajar-mengajar dapat berjalan
lancar.
Tentang persaingan disadarinya memang ketat. Namun demikian,
ia berusaha untuk konsisten pada nuansa kursus yang dirancangnya,
untuk tetap mampu menggaet kepercayaan peserta didik.
Beberapa orang siswa yang mengkursuskan anaknya di bidang
bahasa Inggris, mengaku dari sisi investasi kursus bahasa
Inggris selama tiga hingga enam bulan masih terjangkau.
“Investasi Rp 600.000 hingga Rp 1 jutaan juga terbilang
masih memadai, karena ilmu yang diperoleh anak-anak nilainya
jauh lebih tinggi dibanding nilai investasi itu,” ujar
Agustini, salah seorang orangtua siswa SD di Denpasar.
Dia juga mengatakan, dengan melatih anak berbahasa Inggris
sejak dini, ke depannya mereka akan lebih mudah menguasainya,
sehingga sasaran orang tua agar anak mereka mampu berbahasa
Inggris, sekaligus bisa menikmati manfaatnya saat memasuki
dunia kerja jadi kenyataan.
Menurutnya, kursus bahasa Inggris penting untuk anak, selain
meningkatkan prestasi anak di sekolah, juga menjadi ketdrampilan
primadona ketika akan memasuki dunia kerja yang makin ketat.
*gun
|