20 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Dilukis Tangan, Motif Kebaya Tampil Beda
Tuban (BisnisBali) –Kebaya bermotif bunga yang dilukis tangan tampil lebih beda dibandingkan dengan kebaya pada umumnya yang lebih mengarah ke motif bordiran. Hal itu diungkapkan Dewi Ratih, pelukis kebaya sekaligus pemilik salah satu butik, Selasa (19/2) kemarin di Tuban.

Ia mengatakan, kebaya dilukis tangan tesebut kelihatan lebih artistik serta lebih bergaya. Unsur artistiknya sangat kental terlihat, karena adanya goresan-goresan tangan melalui media kuas di kebaya tersebut.

Warna-warna yang digunakan juga sangat beragam tergantung motif atau gambar apa yang akan dibuat. Namun, saat ini warna merah, kuning dan hijau yang lebih banyak digunakan dalam motif kebaya tersebut.

Lebih jauh dikatakan, dengan warna-warna tersebut, motif bunga lebih dominan dibuatnya, karena konsumen lebih menyukai gambar yang sederhana, terlihat natural, serta warnanya tidak terlalu mencolok atau kelihatan norak.

Menurut Dewi Ratih, karena ada unsur seni serta memakai imajinasi sendiri, otomatis harga kebaya yang ditawarkan juga cukup mahal, berkisar antara Rp 100.000 sampai dengan Rp 300.000 tergantung motif serta desain kebaya.

Umumnya, konsumen kebanyakan wanita muda. Mereka menggunakan kebaya tersebut saat berlangsungnya upacara agama atau kegiatan-kegiatan lain yang mengharuskan mereka memakai kebaya.

Di tempat terpisah, Gung Gus pemilik butik lainnya mengatakan, biasanya produk kebaya dilukis tangan yang dibuatnya terbatas. Maksudnya, motif yang ada atau digambarkan di kebaya tersebut hanya ada dua atau tiga, sehingga kebaya yang lain motifnya juga berbeda.

“Ini untuk memberikan kesan bahwa produk tersebut motifnya tidak ada yang menyamai atau menggunakan,” imbuhnya. *dwi
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost