Kuta (BisnisBali) –Tidak saja kosmetik
palsu atau instan yang menimbulkan efek negatif pada kulit,
tapi kosmetik yang tidak sesuai dengan karakter kulit juga
berpotensi menimbulkan berbagai gangguan.
Terapis kecantikan, Eka Dian, Selasa (19/2) kemarin di Kuta
mengatakan, dalam tahap tertentu gangguan yang ditimbulkan
berbeda-beda tergantung reaksi kulit pada kosmetik tersebut.
Gangguan yang paling sering timbul adalah jerawat atau bintik
merah seperti jerawat dan kulit melepuh seperti terbakar.
Perawatan yang awalnya dianggap lebih murah dan praktis
pun harus dibayar mahal karena kulit mengalami gangguan
sehingga membutuhkan treatment khusus.
“Jika kulit mengalami gangguan tertentu, secara drastis
setelah menggunakan kosmetik, maka perlu dilakukan perawatan
khusus,” ujarnya.
Jika kondisinya sudah parah, perawatan sendiri di rumah
dengan menggunakan kosmetik tertentu tidak akan banyak membantu.
Sebagai saran, jika kondisi kulit sudah mulai terasa merah,
mudah perih jika terkena sinar matahari, mengelupas, timbul
bintik-bintik kecil dan meradang maka hentikan penggunaan
kosmetik. Jika keadaan kulit tidak membaik atau justru bertambah
setelah beberapa hari lebih baik konsultasikan dengan pakar
kecantikan atau dokter kulit.
“Jangan membebani kulit dengan menggunakan kosmetik
jenis baru dengan tujuan menyembuhkannya karena tindakan
ini belum tentu benar,” jelasnya.
Sebelumnya, spesialis kulit dr. Putu Laksmi Anggari Putri
Duarsa, Sp.KK, mengatakan sampai saat ini kasus gangguan
kulit yang banyak dikeluhkan adalah dematitis atau eksema.
Sementara pada kecantikan gangguan kulit yang paling dominan
adalah jerawat dan flek hitam.
Kandungan bahan tertentu dalam kosmetik masih terus menjadi
sorotan bidang kesehatan dan kecantikan, terutama mercury
dan hydroquinon. “Mercury merupakan zat berbahaya
dalam kosmetik.
Meskipun dapat memutihkan kulit namun pada pemakaian jangka
panjang bisa menyebabkan kelainan pada ginjal dan saraf.
Demikian juga halnya dengan hydroquinon. Konsentrasi dalam
kosmetik yang diperbolehkan harus di bawah 2 persen,”
paparnya.
Mercury dan hydroquinone bisa menimbulkan iritasi ringan
hingga berat, kemerahan dan kemudian menjadi hitam atau
timbul flek yang lebih parah dari sebelumnya. Makin tinggi
konsentrasi zat-zat ini makin cepat memutihkan kulit, tapi
makin cepat pula membuat efek merah dan pada akhirnya hitam.*rya
|