20 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Kalah Saing, Penjualan Es Balok Anjlok
Gianyar (BisnisBali) –Permintaan es balok terus mengalami penurunan. Anjloknya permintaan mata dagangan itu, disebabkan kalah bersaing dengan produk es jenis lain yang sedang banyak dikonsumsi masyarakat. Di samping itu, tingginya kepemilikan alat pendingin oleh masing-masing rumah tangga, turut memicu turunnya penjualan es balok.

“Sebelum krisis ekonomi produksi dan penjualan es balok sangat banyak dan perkembangannya cukup pesat. Namun, begitu terjadi krisis ekonomi penjualannya terus merosot menjadi hanya 100 batang per hari,” kata Suryadarma, pengusaha es balok di Semabaung, Gianyar Senin (18/2) lalu.

Ia menjelaskan, penurunan penjualan produksi es baloknya itu murni kalah bersaing dengan produk es jenis lain. Terutamanya jenis es kristal yang sekarang banyak dibeli oleh konsumen.

Di samping harganya yang sangat bersaing, es kristal juga dinilai lebih hemat dan ekonomis, khususnya dengan bentuknya yang kecil-kecil, sehingga tidak harus dipecah lagi menjadi bagian yang sangat kecil ketika dikonsumsi. Produk es kristal itu banyak dimanfaatkan untuk mencampur aneka minuman menjadi dingin dan sejuk.

“Karena bentuk dan ukuran es balok yang besar, apalagi tidak langsung bisa dikonsumsi, mempengaruhi pula nilai jualnya selama ini,” kata Suryadarma sambil menambahkan, nilai jual produk es itu sebesar Rp 9.000 per balok.

Pemasaran es baloknya sekarang ini sangat terbatas, berbeda dengan sebelum krisis ekonomi. Konsumen es balok selama ini para pedagang ikan yang biasanya untuk mengawetkan ikan dagangannya. Sementara pedagang minuman es campur, es buah dan lain-lain sebagian besar sudah menggunakan es kristal.

Menurut Suryadarma, sebelum adanya es jenis kristal yang ukurannya kecil-kecil itu, es balok memang cukup diminati. Pelanggannya sebagian besar pengusaha hotel, rumah makan dan lain-lain yang membuat produksi esnya mencapai 1.000 batang per hari. Namun, kini penjualan es balok yang diproduksinya tidak lebih 100 balok per hari. *mur


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost