06 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

Terali Besi makin Diminati
Sanur (BisnisBali) –Berbagai jenis produk bangunan dari besi kini terus bermunculan. Salah satunya adalah terali besi yang cenderung dicari untuk fungsi pengamanan rumah.

Di samping itu, terali besi juga sebagai hiasan rumah, karena desain dan motifnya cukup menarik dan bisa disesuaikan dengan selera konsumen. Salah seorang perajin terali besi, Made Karya, baru-baru ini mengatakan, terali besi merupakan salah satu jenis produk kerajinan yang cukup banyak dicari konsumen. Selain kegunaannya sangat vital sebagai pengaman rumah, bentuknya juga bisa dibuat sedemikian rupa sesuai selera konsumen.

Beberapa desainnya ada yang menyerupai bentuk bunga, tumbuhan, binatang, ada juga variasi bentuk garis vertikal dan horizontal. Umumnya mereka yang memesan terali untuk jendela memiliki konsep tersendiri, dalam menentukan desain dan motifnya. Makin rumit desain dan motifnya, biaya yang dikeluarkan akan makin mahal.

Sebagian konsumen juga menyesuaikan warna terali dengan warna dinding rumah, sehingga serasi dipandang. “Jika warna dinding rumah alami, dengan menggunakan kaca jendela bening akan tampak lebih asri. Terali besi berwarna kuning tembaga, juga akan makin menambah cantiknya penampilan rumah.

Sebaliknya untuk yang kaca jendelanya hitam atau riben, terali dari luar memang tak kelihatan kecuali tengah dibuka pada siang hari. Ini biasanya cukup dibuat desain simpel, berupa perpaduan garis vertikal dan horizontal, karena pada dasarnya lebih menekankan pada fungsi utama sebagai pengaman rumah,” katanya.

Disinggung soal biaya, Karya mengatakan tetap mengacu pada harga bahan baku besi saat ini. Rata-rata untuk sebuah terali dengan ukuran 60 x 40 cm harganya mencapai Rp 150.000 hingga Rp 300.000 tergantung desain dan motif terali yang dipilih.

Belakangan terali besi juga dimanfaatkan pengamanan lubang loster. Dari sisi ukuran, memang relatif lebih kecil, sehingga cukup banyak konsumen yang mencari. Rata-rata dengan motif biasa bisa diperoleh dengan harga Rp 75.000 hingga Rp 95.000 tergantung juga desain dan motifnya.

Dia tak menepis, kalau bisnis terali besi cukup banyak pesaing. Konsumen menuntut harga terjangkau, di samping kualitas yang terjamin. Untuk menghadapi ini, dia berusaha menjelaskan jika harga terali saat ini disesuaikan dengan bahan baku.

Sementara itu, Wayan Wartika, perajin besi lainnya mengatakan, pemanfaatan terali besi pada desain kaca jendela telah dilakukan sejak lama. Dia menyebutkan desain kaca nako (riben) yang dirancang sekaligus menggunakan terali dengan desain horizontal.

Dengan munculnya model-model jendela berdaun pintu terbuka, terali besi menjadi sangat dibutuhkan. “Jelas saja, jika model daun jendela terbuka tanpa diisi terali sangat mudah jika ada pencuri mencongkelnya dari luar.

Dengan memanfaatkan terali, walaupun jendela dicongkel, pencuri akan tetap terhalang terali untuk bisa langsung masuk kamar. Untuk memenuhi standar keamanan itu, tentunya bahan terali harus menggunakan besi yang berukuran lebih besar, bila perlu memanfaatkan besi 12 tes, baik yang desainnya ukir, maupun biasa,” katanya.

Selama ini dengan mengandalkan jaminan kualitas, order terali besi yang diterimanya tak pernah sepi. Umumnya seorang konsumen bisa mengambil lebih dari sepuluh bidang, karena disesuaikan dengan jumlah jendela yang dimiliki. Untuk memenuhi selera konsumen pilihan tetap diberikan, di samping penawaran harga yang tak saklek. *gun
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost