01 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

Payung Bali Laris di Pasar Mancanegara

Gianyar (BisnisBali) -Kerajinan payung Bali sampai saat ini masih laris di pasar mancanegara. Pengiriman paling banyak ke negara Eropa seperti Prancis, Itali dan Jerman, dengan jumlah rata-rata 500 pcs per bulan dari berbagai ukuran. Pemanfaatan produk kerajinan seni payung ini umumnya untuk aksesori dekorasi dalam maupun luar ruangan.

‘’Payung Bali berupa tedung yang berdiameter satu sampai satu setengah meter paling banyak diminati konsumen mancanegara selama ini,’’ terang I Made Dana, perajin payung Bali di Mawang Ubud, baru-baru ini.

Dijelaskan, dalam kondisi jumlah kunjungan wisatawan yang cukup ramai baik wisdom maupun mancanegara, telah terjadi peningkatan permintaan kerajinan payung itu.

Terbukti penjualan secara cangkingan (eceran) bisa mencapai 5 pcs atau lebih per hari. Bahkan, menjelang hari raya Galungan, permintaan payung meningkat dari konsumen lokal. Mengingat, kegunaan payung di daerah ini umumnya untuk tujuan keagamaan dan adat.

‘’Kerajinan payung tidak hanya laris di pasar lokal, tetapi juga pasar mancanegara selama ini,’’ ucap Dana sambil menambahkan, kerajinan payungnya itu juga banyak dijual di toko seni yang ada di daerah kawasan wisata di daerah ini.

Pihaknya juga sering mendapat pesanan pembuatan patung dari mitra dagangnya di luar negeri menjelang ada perayaan seperti Natal dan Tahun Baru.

Produksi kerajinan payungnya itu dipasarkan mulai Rp 40.000 per pcs sampai Rp 200.000 per pcs, tergantung dari ukuran dan bahan pembuatannya. Karena bahan pembungkus payung itu selain dari jenis kain satin juga bludru untuk jenis tedung yang berukuran besar.

Sedangkan payung ukuran kecil, umumnya dari kain tetoron dan sejenisnya sehingga nilai jualnya juga terjangkau.

Ni Luh Suryani, pedagang payung di Sukawati juga mengaku, permintaan kerajinan seni dari konsumen mancanegara cukup ramai. Terlebih saat ini dengan cukup ramainya jumlah kunjungan wisatawan ke daerah ini.

Selain di ekspor, permintaan kerajinan payung itu juga banyak dari konsumen lokal. Terutama menjelang ada piodalan di pura atau kegiatan keagamaan serta adat lainnya. Payung Bali yang dipasarkannya itu dijual mulai harga Rp 35.000 sampai Rp 75.000 per pcs tergantung ukurannya. *mur

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost