Jakarta (BisnisBali) –Sekretaris Fraksi Partai
Demokrat di DPR RI, Sutan Bathoegana, di Jakarta, Kamis kemarin
menegaskan, pihaknya mendukung sepenuhnya langkah Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) mengusut aliran dana BI ke DPR. Kalau perlu
segera menetapkan anggota DPR RI yang terlibat aliran dana
tersebut.
"Sebagai negara yang mengutamakan penegakan hukum, menurut
saya, kita harus dukung tindakan KPK untuk mengusut tuntas
tentang aliran dana Bank Indonesia (BI) yang (secara) ilegal
mengalir ke DPR ini," tandasnya.
Ia mengatakan itu, menanggapi pernyataan pihak KPK yang segera
mengarahkan penyidikan kasus dugaan aliran dana BI itu ke
kalangan Dewan, dan mungkin berujung kepada penetapan tersangka.
Menanggapi hal ini, Sutan Bathoegana menambahkan, pengusutan
atas siapa yang terlibat berbagai kasus korupsi, tidak perlu
pandang buluh. "Termasuk kepada anggota DPR RI. Jadi,
siapa pun dan dari mana pun harus dapat diusut, jika terlibat
kasus aliran dana BI ini," tegasnya.
Ini penting, agar menurut Sutan Bathoegana, rakyat dapat mengetahui
yang benar itu dibela, sedangkan kalau salah, itu dituntut.
"Semoga ke depan kita lebih baik dan menjadi negara yang
bersih dan berwibawa," tambah Sutan Bathoegana.
Ia mengatakan itu, menanggapi pernyataan pihak KPK yang segera
mengarahkan penyidikan kasus dugaan aliran dana Bank Indonesia
(BI) itu ke kalangan Dewan, dan mungkin berujung kepada penetapan
tersangka.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pihak KPK telah menetapkan
Gubernur BI, Burhanuddin Abdullah sebagai salah satu tersangka
kasus tersebut yang kemudian menuai polemik di ranah publik.
Sebagian menyatakan ini merupakan tindakan bagus demi pemberantasan
KKN, tetapi yang lain menilainya sebagai sebuah langkah bermotif
politis, baik dalam kaitannya dengan pemilihan Gubernur BI,
Februari mendatang, juga menyongsong Pemilu 2009.
Kasus aliran dana senilai Rp 100 milyar dari sebuah yayasan
perbankan itu, terjadi pada tahun 2003, dalam kaitannya dengan
proses pembuatan Rancangan Undang Undang (RUU) Bank Indonesia.
*ant
|