01 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

Nyepi, Bandara Tutup 24 Jam* Hentikan 170 Pergerakan Pesawat
Denpasar (BisnisBali) - Bandara Ngurah Rai akan ditutup selama 24 jam pada 7 Maret 2008 sejak pukul 06.00 hingga keesokan harinya. Penutupan aktivitas bandara tersebut disampaikan pihak bandara dalam rapat koordinasi pemantapan menjelang Nyepi 7 Maret mendatang. Diperkirakan sekitar 85 penerbangan domestik dan internasional.

“Pada 3 Januari lalu kita telah menyampaikan Notice to Airmen (Notam) kepada bandara dan airlines,” ujar General Manager (GM) Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, I Nyoman Suwetja Putra, Kamis (31/1) kemarin usai rapat tersebut.

Dikatakan, penutupan bandara telah dilakukan oleh pihak Ngurah Rai sejak tahun 90-an. Awalnya diakui mendapat sedikit penolakan namun akhirnya pihak airlines dan pengguna jasa bandara dapat mengerti.

Dikatakan, dengan penutupan tersebut diperkirakan jumlah pergerakan pesawat yang akan dihentikan mencapai sekitar 165 hingga 170 pergerakan. Ini artinya sekitar 85 penerbangan domestik dan internasional akan distop pada waktu tersebut. “Hampir semua aktivitas bandara dihentikan kecuali untuk kondisi darurat saja,” katanya.

Manager Operasi Bandara Ngurah Rai, Ketut Herdinuke menyatakan, penghentian operasional bandara selama Nyepi sudah menjadi hal rutin yang dilakukan bandara.

Pihak bandara telah memberitahukan penutupan bandara 3 bulan sebelumnya. Hal ini dilakukan bandara agar pihak airlines bisa menyesuaikan jadwal penerbangannya.

“Kita tutup aktivitas penerbangan kekeculi untuk emergency atau evakuasi,” ujarnya. Kendati aktivitas bandara akan tutup selama 24 jam, namun sekitar 200 orang karyawan bandara tetap bekerja untuk antisipasi kondisi darurat. Pihak bandara juga masih mengizinkan over fly pesawat yang melintasi Bali.

Dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan rapat dan me-review hal-hal yang harus dilakukan selama penghentian operasional tersebut. Pasalnya banyak orang luar yang juga terlibat yang tidak mengerti mengenai hari Nyepi tersebut.

Dikatakan dengan penghentian operasional bandara selama 24 jam ia yakin tidak ada penumpukan setelah dan sebelum Nyepi. Nyepi sebagai salah satu perayaan hari besar Umat Hindu beberapa waktu lalu diusulkan untuk menjadi salah satu hari libur internasional. Bahkan yang sering disebut the Silent Day dijadikan hari untuk menghentian pencemaran di seluruh dunia. Tahun ini Nyepi telah memasuki tahun Saka 1930. *wid
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost