01 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

Segel Ponsel pun Ada yang Dibobol
Denpasar (BisnisBali) –Ada berbagai cara yang dilakukan oknum pebisnis ponsel dalam memperdaya pembeli. Di samping menjual ponsel dengan segel asli tapi palsu (aspal), ada juga oknum yang melakukan aksinya dengan membobol segel.

Berdasarkan hasil investigasi BisnisBali di sejumlah toko ponsel di Denpasar, Kamis (31/1) kemarin, ada modus lain yang dilakukan pebisnis ponsel untuk meraup keuntungan. Modus itu adalah dengan membobol segel.

Salah seorang pemilik konter ponsel di Denpasar yang menolak identitasnya disebutkan di koran, mengaku pernah membeli ponsel yang segelnya sudah dibobol. Ponsel yang dibelinya dari sebuah toko distributor itu, ternyata isinya ponsel bekas. “Ketika komplin pada toko tersebut, mereka enggan bertanggung jawab, sehingga kami sangat kecewa,” katanya.

Ia mengakui, segel pada sebuah produk ponsel masih bisa dibobol. Ini terbukti, ada konsumen yang mengeluh karena dos buku sudah disegel, namun isinya produk bekas. Baterai yang digunakan juga non-original. “Kalau sudah begini, siapa yang harus bertanggung jawab?” katanya.

Pembobolan segel ini, tentu saja akan merugikan konsumen. Dalam praktik ini, segel yang digunakan tetap asli namun isinya sudah diganti. “Segel hologram yang terdapat dalam produk ponsel masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksinya,” katanya.

Praktik pembobolan segel ini, sangat merugikan konsumen. Karena itu, ia sangat berharap instansi terkait segera melakukan penyelidikan agar perbuatan yang tidak terpuji itu dapat segera dihentikan. “Kalau dibiarkan, konsumen akan sangat dirugikan,” tegasnya. *yas


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost