Tabanan ( BisnisBali ) –Ikan tuna bisa diolah
menjadi berbagai menu makanan. Salah satunya, pepes. Belakangan,
pepes ikan tuna banyak dilirik konsumen. Namun bagi yang memiliki
intuisi bisnis, mereka tidak lagi hanya menawarkan pepes tuna
jadi.
Banyak diantara mereka yang menjual olahan pepes tuna. Respon
pasar pun cukup positif. Hal itu ditandai dengan semakin banyaknya
permintaan pasar.
I Nengah Tami, salah seorang pedagang aneka menu makanan berbahan
baku ikan tuna mengaku, sejak beberapa bulan terakhir, olahan
pepes ikan tuna banyak diminta. ‘’Para pedagang
nasi banyak yang membeli olahan, kemudian mereka bungkus dan
masak sendiri,” ujarnya.
Dalam hal bumbu, kata Tami, tidak ada bedanya antara pepes
yang sudah jadi dengan yang masih dalam bentuk olahan. Hanya
saja, olahan pepes bisa diolah kembali oleh pembeli sesuai
selera mereka baik rasa maupun ukuranya.
Dari segi harga, olahan pepes tuna tidak jauh beda dengan
olahan sate tuna. Olahan pepes siap masak tersebut ditawarkan
rata-rata Rp 15.000 per kilogramnya. Jika dihitung-hitung,
dengan membeli olahan pepes tuna jauh lebih irit dibandingkan
beli ikan tuna dan diolah menjadi pepes.
Hal senada diungkapkan Ibu Evik. Ibu dua anak ini mengaku,
banyak mendapat orderan dari para pedagang di desanya. Karena
dengan membeli olahan pepes tuna, para pedagang bisa lebih
efektif. ‘’Mereka tinggal bungkus dan masak, kan
lebih efektif,” ujarnya.
Disinggung permintaan, Tami mengaku, bervariasi. Saat ada
banyak kegiatan sosial di masyarakat, permintaan dipastikan
meningkat. Demikian juga sebaliknya.
Salah seorang pedagang, Sumerti mengaku, lebih memilih membeli
olahan pepes ikan tuna dibandingkan membeli pepes yang sudah
matang. ‘’Dengan membeli olahan kita bisa mengolah
rasa dan ukuran yang diinginkan,” ujarnya seraya menambahkan,
cara itu lebih efektif dan memberikan kepuasan kepada para
pelanggannya.*can.
|