Kuta (BisnisBali) –Bisnis makanan masih dinilai
sebagai usaha menjanjikan, sehingga tidak sedikit yang membuka
usaha di bidang ini. Namun demikian, hanya beberapa yang mampu
menawarkan produk berbeda lain daripada yang lain baik dari
segi pelayanan, produk dan tampilan usaha.
Persaingan dalam bisnis makanan sudah makin ketat, sehingga
perlu dilakukan diferensiasi produk baik dari segi macam makanan
jadi atau olahan, tampilan dan juga rasa.
Demikian dikatakan pengelola usaha dagang makanan, Komang
Wirawan, Kamis (31/1) kemarin di Kuta. Jiwa wira usaha masyarakat
ini tentu sangat mendukung perkembangan perekonomian, karena
usaha kecil saat ini lebih maju di tengah kondisi ekonomi
saat ini.
“Terlepas dari wira usaha masyarakat, satu yang masih
menjadi kendala dalam pengembangannya yaitu modal dan pengetahuan
tentang pengelolaan modal tersebut,” ujarnya.
Sebenarnya tidak sedikit orang memiliki modal yang sebenarnya
memadai untuk membuka satu usaha, tapi karena pengetahuan
tentang pengelolaan usaha dan modal tersebut terbatas maka
usaha yang dikelola pun tidak bisa berjalan optimal. Maka
dalam hal ini antara modal dan pengetahuan memiliki fungsi
yang yang saling terkait dalam usaha.
Satu hal lagi yang penting dalam menjalankan usaha yaitu,
menganalisa pasar dengan tepat. Dengan demikian, produk yang
ditawarkan tepat sasaran dan bisa diterima pasar.
Hal senada dikatakan pengelola usaha makanan olahan, Kadek
Diana. Bisnis makanan baik itu usaha kue, roti hingga rumah
makan harus memiliki ciri khas yang mudah diingat konsumen.
“Ciri khas tersebut tentunya cita rasa. Meskipun banyak
yang memiliki usaha sama, dari segi rasa tentu berbeda. Sebagai
contoh, rumah makan khas masakan Bali,” jelasnya.
Meskipun olahan makanan yang ditawarkan rata-rata sama, tapi
rasa tidak bisa sama karena cara mengolah dan racikannya berbeda.
Jika makanan yang ditawarkan mampu menyentuh selera sebagian
besar konsumen, makanan tersebut akan selalu dicari konsumen.
Harus diingat, konsumen akan selalu mencari perbandingan harga
yang termurah. Harga yang ditawarkan harus jelas menyasar
segmen bawah, menengah, atas saja, atau menyasar semua kalangan
masyarakat. Ini penting karena berpengaruh pada kualitas produk
yang akan ditawarkan.
Tempat yang tepat juga menjadi kunci suksesnya bisnis makanan.
Bagaimana cara menentukan tempat berbisnis dekat dengan pelanggan
seperti sekolah, perkantoran maupun perumahan. Lakukan pula
diferensiasi produk sebagai upaya memberikan konsumen pilihan.
*rya