01 Februari 2008  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Jelang Kuningan,Nasi Kuning Ramai Order
Denpasar (BisnisBali) –Selain meningkatkan permintaan buah, momen Kuningan juga menjadi berkah tersendiri bagi pebisnis nasi kuning karena ramainya order pesanan dibandingkan sebelumnya.

Ramainya order disebabkan mengingat nasi kuning bagi sebagian besar umat Hindu jadi sarana penting untuk dikonsumsi maupun sebagai pelengkap upakara di hari Kuningan.

‘’Meski jumlahnya tak tahu secara pasti, saya akui sejak seminggu lalu order nasi kuning ini banyak yang meminta dan sebagian besar diperuntukkan saat Kuningan nanti,” tutur Luh Martini, pebisnis nasi kuning di Denpasar, Kamis (31/1) kemarin.

Terang Martini, order yang diterima tersebut ada beragam, di antaranya mulai nasi kuning dalam bentuk tumpeng dengan segala ukuran, punjung rayunan yang diperuntukan sebagai sesajen, hingga nasi kuning dalam bentuk nasi yasa yang biasanya itu akan dikonsumsi setelah acara persembahyangan. Imbuhnya, semua itu tak heran bila nasi kuning ini jadi banyak diminati menjelang Kuningan nanti.

Meski ramai pesanan dari hari biasanya dengan sebagai besar datang dari kalangan rumah tangga yang tidak memiliki banyak waktu untuk membuat keperluan sesajen tersebut, namun diakui tidak terjadi peningkatan harga jual yang berarti pada momen Kuningan ini.

Dalam artian harga jual, baik itu nasi tumpeng maupun nasi yasa masih tetap sama dengan sebelumnya. “Kebetulan harga bahan baku untuk membuat nasi yasa ini juga tidak mengalami lonjakan tinggi, sehingga saya masih tetap bisa mempertahankan harga jual di pasaran di kisaran Rp 5.000 per bungkus,” ujarnya.

Imbuhnya, keberadaan bisnis nasi kuning sendiri secara umum dinilai cukup menjanjikan untuk diusahakan. Mengingat permintaan nasi kuning ini tidak hanya dibutuhkan pada saat hari raya saja, namun jumlah permintaan yang relatif setabil juga dibutuhkan pada hari-hari biasanya.

Cuma bedanya pada hari-hari biasa, nasi kuning ini lebih kepada tampilan dalam bentuk sajian nasi bungkus dengan diimbangi lauk pauk (bihun dan ayam sisit) dan segmen pasarnya mengarah ke berbagai kalangan.

”Rasa khas dari bahan baku nasi kuning ini merupakan nilai jual yang bisa dimanfaatkan untuk bersaing, baik itu dengan bisnis nasi goreng maupun nasi campur di pasaran,” tandasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Supadmi, pebisnis sejenis lainnya. Katanya, jelang Kuningan ini bisnis nasi kuning menunjukan perkembangan yang menggembirakan, konsumen yang ingin praktis sengaja memesan nasi kuning ini untuk digunakan sebagai sarana sesajen.

Imbuhnya, sebenarnya untuk membuat nasi kuning sendiri relatif mudah dan bisa dilalukan setiap orang. Sebab hanya menakar dengan pas penggunaan bahan baku di antaranya kunyit, pandan dan jeruk purut dalam adonan nasi, hasilnya akan enak untuk dinikmati.

”Dalam penyajiannya, nasi kuning ini bisa disajikan dengan memberi sedikit lauk pauk dan bihun agar bisa lebih menggugah selera,” tegasnya.*man
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost