Denpasar (BisnisBali) –Selain pakaian, berbagai
jenis perlengkapan bayi selalu ramai pembeli. Perlengkapan
itu antara lain, dot bayi, baby oil, minyak telon, tempat
bedak, dan banyak lagi yang lainnya.
Venesia, salah seorang pedagang perlengkapan bayi di Kawasan
Pertokoan Jalan PB. Sudirman, Kamis (31/1) kemarin, perlengkapan
bayi banyak dicari konsumen. Harganya bervariasi, mulai Rp
5.000 hingga puluhan ribu rupiah, tergantung jenisnya.
Misalnya, untuk minyak telon harganya mulai Rp 7.500 hingga
Rp 12.500 sesuai besar kecil kemasannya. Katanya, biasanya
seorang konsumen sekali belanja perlengkapan bayi bisa melakukan
transaksi Rp 200.000 hingga Rp 500.000.
Hasil belanja mereka itu, umumnya dapat memanfaatkannya selama
sebulan hingga dua bulan lebih. Biasanya, kalangan ibu-ibu
yang selektif, mereka cenderung memilih perlengkapan bayi
yang berukuran lebih besar, seperti bedak, baby oil, dan lainnya
agar tak cepat habis.
Demikain dengan perlengkapan lainnya seperti shampo bayi,
dan lainnya cenderung dipilih dengan harga standar, karena
melihat kualitas. Selama ini, perlengkapan bayi dipasok dari
luar Bali. Di antaranya, dari Surabaya, Bandung, dan hanya
beberapa yang merupakan produk lokal.
Penjual perlengkapan bayi lainnya, Agustini menambahkan, persaingan
pemasaran perlengkapan bayi cukup ketat. Karenanya sulit untuk
mempermainkan harga.
Jika itu dilakukan, risiko sepinya pembeli harus siap dihadapi.
Umumnya konsumen selektif memilih toko perlengkapan bayi.
Mana yang memberikan diskon, akan cenderung dicari. Di tempatnya,
diberlakukan kartu pelanggan bagi konsumen.
Dengan membeli Rp 10.000 konsumen bisa memegang kartu pelanggan
tiap belanja ke tempat itu. Maka diskon akan diperoleh berdasarkan
besarnya transaksi yang dilakukan. ‘’Makin banyak
konsumen belanja potongannya akan makin besar,’’
imbuhnya. * gun
|