Denpasar (BisnisBali) - Penurunan kualitas hutan
lindung di Bali di antaranya akibat kebakaran hutan. Hanya
10 % kebakaran hutan ini karena faktor alam. Bahkan, 90 %
ini kebakaran hutan lindung di Bali oleh kesengajaan manusia.
Demikian dikemukakan Kasubdin Pembinaan dan Perlindungan Hutan
Dinas Kehutanan Propinsi Bali, Nyoman Silanawa, Kamis (31/1)
kemarin.
Dikatakan, luas hutan lindung di Bali sampai tahun 2007 masih
sesuai dengan data hutan lindung pada tahun 2004 berkisar
95.766,06 hektar. Hanya saja, kualitas hutan di Bali mengalami
penurunan akibat kebakaran hutan. Hutan lindung ini sudah
sempat direboisasi.
Ia melihat antara jumlah tanaman hutan yang rusak dengan yang
direboisasi tidak seimbang. Ini dalam artian laju kerusakan
hutan lebih tinggi daripada rahabilitasi hutan.
Dijelaskan, kerusakan hutan di Bali mencapai 1.000 hektar
per tahun. Kerusakan hutan ini karena bencana alam, penebangan
liar, termasuk kebakaran hutan.
Dalam beberapa tahun terakhir, kerusakan hutan di Bali lebih
banyak karena kebakaran hutan. Seperti pada tahun 2005 kebakaran
hutan di Bali mencapai 700 hektar.
Kebakaran hutan ini banyak terjadi di daerah kering seperti
Pulaki Buleleng, kaki Gunung Batur, kaki dan puncak Gunung
Agung. Tahun 2007 ini kebakaran hutan di Bali hanya terjadi
berkisar 20 hektar. Penurunan angka kebakaran hutan tahun
2007 ini dikarenakan percepatan musim penghujan.
Sementara untuk hutan yang lebat (banyak pohon ketimbang semak
belukar) seperti hutan rakyat sangat jarang terjadi kebakaran.
Kebakaran hutan ini umumnya disebabkan oleh masyarakat lokal
yang sengaja membakar hutan.
Ini dilakukan dengan harapan semak belukar dan hutan yang
dibakar pada musim hujan bisa ditumbuhi rumput yang lebih
bagus secara alami. Tujuan lain, masyarakat lokal memang khusus
membakar hutan untuk ditanami rumput gajah.
Nyoman Silanawa mencontohkan beberapa masyarakat di dareah
Karangasem dan Bangli rata-rata sudah memiliki lahan khusus
menanam rumput termasuk di bawah pohon besar. Bagi masyarakat
lain akan ikut berupaya menanam rumput dengan cara membakar
hutan untuk lahan tanaman rumput. *kup
Data Kawasan Hutan Lindung di Propinsi Bali Sampai
Desember 2004
Kota Hutan Lindung (hektar)
Jembrana 32.974,97
Buleleng 31.936,32
Badung 1.126,90
Denpasar -
Gianyar -
Bangli 6.239,01
Klungkung 804,50
Karangasem 14.016,12
Jumlah 95.766,06