Badung (BisnisBali) –Bulan ini banyak orang
melangsungkan upacara pernikahan maupun upacara agama. Hal
tersebut membawa berkah terhadap bisnis pemasangan dan servis
sanggul. Hal itu diungkapkan Ibu Sandra, praktisi salon, baru-baru
ini.
Sekarang ini konsumen memilih menggunakan sanggul modern dan
tradisional. Itu tergantung acara apa yang akan dihadirinya.
‘’Kalau acara formal, kebanyakan konsumen memakai
sanggul modern, sedangkan upacara agama baru tradisional,”
katanya.
Lebih jauh dikatakan, untuk servis biasanya konsumen sudah
membawa sanggul dari rumah, di sini pihaknya cuma memperbaiki
dan menata kembali agar terlihat lebih rapi.
Dengan biaya servis yang dikenakan kepada konsumen mencapai
Rp 15.000 per buah, sedangkan untuk resepsi pernikahan satu
paket sanggul biasanya dikenakan biaya Rp 25.000 sampai Rp
40.000 per buah, dan untuk wisuda bisa mencapai Rp 65.000
per buah.
Dijelaskan, pemasangan sanggul modern maupun tradisional ditambah
dengan riasan tidak memerlukan waktu yang lama, hanya satu
jam. Tergantung kepada keinginan konsumen, yang mana akan
dipilih serta menurut acara apa yang akan dihadirinya.
Saat hari raya seperti sekarang ini, banyak konsumen yang
datang ke salon untuk memperbaiki sanggulnya. Sanggul yang
diservis itu kebanyakan bentuk tradisional, sehingga untuk
menatanya lebih mudah serta tidak memerlukan waktu yang lama.
Ditambahkan, dalam pemasangan sanggul tiap orang bisa melakukannya.
Tergantung kemampuan mereka. Tetapi untuk tampil lebih rapi,
mereka memilih pergi ke salon. *dwi
|