16 November 2007  
Home
Berita Terkini

 

Meningkat, Dana Jangka Pendek di Perbankan Bali

Denpasar (BisnisBali) -Data Bank Indonesia Denpasar menunjukkan penghimpunan dana pihak ketiga di Bali sampai Oktober ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dana pihak ketiga yang dihimpun bank umum mencapai Rp 21 trilyun lebih dan BPR sekitar Rp 1 trilyun.

Sampai kuartal III tahun ini komposisi dana jangka pendek (giro dan tabungan) meningkat, sedangkan dana jangka panjang (deposito) cenderung menurun.

Demikian dikatakan salah satu staf BI Denpasar Yusuf Wicaksono beberapa waktu lalu, di Sanur. Hal ini, kata Yusuf, akan menyebabkan risiko likuiditas menjadi meningkat.

Hal ini harus diantisipasi secara baik oleh perbankan di daerah ini. Sementara dari risiko pasar dan risiko kredit, kata Yusuf, secara umum stabilitas sistem keuangan di Bali cukup terkendali sampai kuartal ketiga tahun ini.

Sementara dari pertumbuhan kredit yang lebih kecil dari pertumbuhan DPK mendorong penurunan LDR perbankan di Bali yaitu dari 56,07 persen September 2006 menjadi 54,15 persen September 2007.

Ia mengemukakan, ekspansi kredit perbankan di Bali diikuti dengan tata kelola kredit yang lebih baik sehingga rasio NPL dapat ditekan dari 4,3 persen September 2006 menjadi 3,93 persen September 2007.

Direktur Utama Bank Sinar Harapan Bali Drs. Ida Bagus Kade Perdana, M.M. optimis kalau Bank Sinar akan mampu melampaui target pertumbuhan kredit 20 persen tahun ini.

Sampai Oktober kredit yang telah disalurkan mencapai Rp 172,651 milyar. Sementara DPK yang berhasil dihimpun mencapai Rp 161,536 milyar. Total aset Bank Sinar sampai Oktober mencapai Rp 218 milyar dengan angka NPL 0,7 persen. *bia

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost