16 November 2007  
Home
Berita Terkini

 

Restoran di LN Saatnya Ikut Promosikan Produk Nasional
Brisbane - Atase Perdagangan RI di KBRI Canberra, Retno Kusumo Astuti, mengatakan, sudah saatnya restoran-restoran Indonesia yang tersebar di berbagai kota penting di Australia ikut menjadi ujung tombak promosi produk-produk ekspor nasional disamping pusat promosi perdagangan Indonesia (ITPC).

"Hal serupa sebenarnya telah lama dilakukan oleh restroran-restoran Thailand dan Malaysia. Sebaiknya restoran-restoran kita pun ikut mempromosikan produk-produk Indonesia dengan misalnya melengkapi interior restoran dengan produk-produk kerajinan tangan khas Indonesia," katanya, Kamis.

Potensi restoran Indonesia di berbagai kota penting Australia, seperti Sydney, Melbourne, Brisbane, dan Perth, sangat besar, katanya. Di Melbourne misalnya, terdapat belasan restoran dan kafe Indonesia dengan potensi pasar sekitar 21 ribu warga Indonesia yang menetap di ibukota kota negara bagian Victoria itu dan sekitarnya.

Beberapa di antaranya adalah Restoran/Kafe "Bamboe", "Es Teler Clayton", "Garamerica", "Garuda Kitchen", "Nelayan", "Warung Gudeg", "Blok M", dan "Garage Cafe & Bar".

Sejauh ini beberapa produk ekspor Indonesia yang sudah masuk ke pasar negara berpenduduk 20,2 juta jiwa itu adalah furnitur, peralatan elektronika, produk makanan olahan, garmen, dan kerajinan tangan, katanya.

Perdagangan bilateral Indonesia dan Australia pada 2006 mencapai 10,4 milyar dolar dan menjadikan Indonesia negara mitra dagang ke-13 Australia.
Negara-negara tujuan ekspor dan impor utama Australia selama ini adalah Cina, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Singapura, dan Jerman.

Total nilai ekspor Australia mencapai 210 miliar dolar (2006) dan setiap tahunnya menerima sekitar 5,5 juta orang pengunjung asing. *ant

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost