16 November 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Makanan Probiotik Baik bagi Kesehatan * ”Sela” Ungu Pilihan Prebiotik Murah
Denpasar (BisnisBali) –Makanan probiotik bermanfaat bagi kesehatan tubuh, karena mengandung bakteri asam laktat. Makanan tersebut bermanfaat untuk imunitas tubuh, menurunkan kolesterol dan menekan sel-sel kanker. Hal itu dikatakan Adi Kharisma, pemilik Warung Sela Boga di Denpasar, Kamis (15/11) kemarin.

‘’Ubi jalar (sela) ungu adalah prebiotik dan sebagai probiotik alami yang dapat diperoleh mudah, murah dan merakyat. Masyarakat tidak perlu membeli probiotik pabrikan yang banyak dijual di pasaran sekadar mendapatkan tubuh sehat,” paparnya.

Dijelaskan, sela ungu dapat dijadikan makanan fungsional karena mengandung bakteri asam laktat. Bakteri asam laktat itu banyak memberikan keuntungan, sehingga banyak industri makanan fermentasi memanfaatkannya. Pada makanan tertentu, bakteri asam laktat juga dapat meningkatkan mutu gizi.

‘’Masyarakat bisa mendapatkan dengan harga murah, alami dan mudah ditemui di pasaran kenapa harus membeli produk fermentasi,” ujarnya. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang bila diberikan dalam jumlah yang sesuai akan memberi manfaat menguntungkan bagi tubuh.

Sedangkan prebiotik merupakan komponen makanan yang tidak dapat dicerna sistem pencernaan, namun mampu merangsang pertumbuhan dan aktivitas mikroflora di saluran cerna secara efektif.

‘’Jadi, prebiotik merupakan substrat atau makanan bagi bakteri baik alias probioti,” tuturnya. Apa perlunya probiotik bagi tubuh? Menurut Adi, probiotik bekerja di usus dan berhubungan dengan pencernaan.

Saluran cerna merupakan organ tubuh paling penting yang menunjang kesehatan secara keseluruhan. Saat saluran cerna bermasalah, tubuh tidak akan mampu menyerap nutrisi secara maksimal. Jika penyerapan zat gizi tidak optimal, tubuh akan mudah terserang penyakit.

‘’Terkait dengan kesehatan saluran cerna, penting masyarakat mengkonsumsi makanan sehat seimbang dan menjaga pola makan sehat, serta menambahkan makanan mengandung probiotik dan prebiotik untuk menciptakan komposisi saluran cerna yang didominasi bakteri baik seperti Lactobacillus dan Bifidobacteria,” harapannya.

Sementara itu, ahli gizi A A. Nanak Antarini, S.S.T., mengatakan prebiotik yakni, komponen makanan yang tidak dapat dicerna tubuh namun merupakan nutrisi untuk pertumbuhan bakteri yang baik pada saluran pencernaan. Peningkatan jumlah bakteri yang baik dapat menekan pertumbuhan bakteri patogen penyebab diare yang membahayakan.

Sementara probiotik adalah ingridien makanan berupa bakteri hidup yang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh melalui keseimbangan mikrobiota pada saluran pencernaan.

“Mikrobiota yang seimbang dicapai saat bakteri yang baik jumlahnya tinggi, sehingga dapat menekan pertumbuhan bakter patogen yang membahayakan,” ungkapnya.

Dipaparkan, dalam usus terdapat trilyunan bakteri atau mikro flora usus yang tergolong bakteri jahat dan bakteri baik. Bakteri baik menghasilkan antibiotik alami yang dapat membantu metabolisme dan menjaga daya tahan tubuh. Jadi, jika jumlah bakteri baik ini lebih banyak, maka daya tahan tubuh pun akan meningkat.

“Bakteri baik ini dikenal pula dengan istilah probiotik. Probiotik biasanya ditemui pada yogourt, susu dan bisa pula sela,” jelasnya. Lanjut disampaikan, selain memilih makanan dan minuman bergizi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, kita juga sebaiknya memperhatikan kebersihan dari asupan tersebut. Ini sangat penting mengingat banyaknya

serangan penyakit yang disebabkan mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh kita bersama dengan makanan dan minuman. *dik

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost