Denpasar (BisnisBali) –Makanan probiotik bermanfaat
bagi kesehatan tubuh, karena mengandung bakteri asam laktat.
Makanan tersebut bermanfaat untuk imunitas tubuh, menurunkan
kolesterol dan menekan sel-sel kanker. Hal itu dikatakan Adi
Kharisma, pemilik Warung Sela Boga di Denpasar, Kamis (15/11)
kemarin.
‘’Ubi jalar (sela) ungu adalah prebiotik dan sebagai
probiotik alami yang dapat diperoleh mudah, murah dan merakyat.
Masyarakat tidak perlu membeli probiotik pabrikan yang banyak
dijual di pasaran sekadar mendapatkan tubuh sehat,”
paparnya.
Dijelaskan, sela ungu dapat dijadikan makanan fungsional karena
mengandung bakteri asam laktat. Bakteri asam laktat itu banyak
memberikan keuntungan, sehingga banyak industri makanan fermentasi
memanfaatkannya. Pada makanan tertentu, bakteri asam laktat
juga dapat meningkatkan mutu gizi.
‘’Masyarakat bisa mendapatkan dengan harga murah,
alami dan mudah ditemui di pasaran kenapa harus membeli produk
fermentasi,” ujarnya. Probiotik merupakan mikroorganisme
hidup yang bila diberikan dalam jumlah yang sesuai akan memberi
manfaat menguntungkan bagi tubuh.
Sedangkan prebiotik merupakan komponen makanan yang tidak
dapat dicerna sistem pencernaan, namun mampu merangsang pertumbuhan
dan aktivitas mikroflora di saluran cerna secara efektif.
‘’Jadi, prebiotik merupakan substrat atau makanan
bagi bakteri baik alias probioti,” tuturnya. Apa perlunya
probiotik bagi tubuh? Menurut Adi, probiotik bekerja di usus
dan berhubungan dengan pencernaan.
Saluran cerna merupakan organ tubuh paling penting yang menunjang
kesehatan secara keseluruhan. Saat saluran cerna bermasalah,
tubuh tidak akan mampu menyerap nutrisi secara maksimal. Jika
penyerapan zat gizi tidak optimal, tubuh akan mudah terserang
penyakit.
‘’Terkait dengan kesehatan saluran cerna, penting
masyarakat mengkonsumsi makanan sehat seimbang dan menjaga
pola makan sehat, serta menambahkan makanan mengandung probiotik
dan prebiotik untuk menciptakan komposisi saluran cerna yang
didominasi bakteri baik seperti Lactobacillus dan Bifidobacteria,”
harapannya.
Sementara itu, ahli gizi A A. Nanak Antarini, S.S.T., mengatakan
prebiotik yakni, komponen makanan yang tidak dapat dicerna
tubuh namun merupakan nutrisi untuk pertumbuhan bakteri yang
baik pada saluran pencernaan. Peningkatan jumlah bakteri yang
baik dapat menekan pertumbuhan bakteri patogen penyebab diare
yang membahayakan.
Sementara probiotik adalah ingridien makanan berupa bakteri
hidup yang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh melalui keseimbangan
mikrobiota pada saluran pencernaan.
“Mikrobiota yang seimbang dicapai saat bakteri yang
baik jumlahnya tinggi, sehingga dapat menekan pertumbuhan
bakter patogen yang membahayakan,” ungkapnya.
Dipaparkan, dalam usus terdapat trilyunan bakteri atau mikro
flora usus yang tergolong bakteri jahat dan bakteri baik.
Bakteri baik menghasilkan antibiotik alami yang dapat membantu
metabolisme dan menjaga daya tahan tubuh. Jadi, jika jumlah
bakteri baik ini lebih banyak, maka daya tahan tubuh pun akan
meningkat.
“Bakteri baik ini dikenal pula dengan istilah probiotik.
Probiotik biasanya ditemui pada yogourt, susu dan bisa pula
sela,” jelasnya. Lanjut disampaikan, selain memilih
makanan dan minuman bergizi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan
tubuh, kita juga sebaiknya memperhatikan kebersihan dari asupan
tersebut. Ini sangat penting mengingat banyaknya
serangan penyakit yang disebabkan mikroorganisme yang masuk
ke dalam tubuh kita bersama dengan makanan dan minuman. *dik
|