16 November 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
‘’Jaja Gina’’ tetap Eksis di Pasaran
Bangli (BisnisBali) -Meski sebagian besar hanya diusahakan sebagai usaha sambilan keluarga, ternyata jaja gina produksi Bangli tetap eksis di pasaran. Hal ini selain disebabkan bahan baku yang dipergunakan sangat terpilih, juga proses pengolahannya juga relatif cukup lama.

“Permintaan di pasaran memang tetap tinggi, namun lantaran ini hanya kebutuhan keluarga kami memang hanya mampu mensuplai kebutuhan pasar lokal saja,” ungkap Ibu Darmi, salah seorang perajin jaja Gina asal Bangli, belum lama ini.

Menurut Darmi, permintaan jaja gina akan makin meningkat menjelang hari besar keagamaan seperti Galungan, Kuningan maupun hari besar lainnya. Bahkan menurutnya, saking banyaknya permintaan dirinya mengaku kewalahan untuk memenuhi pesanan pelanggan.

Oleh sebab itu, pihaknya seringkali mempersiapkan jaja gina jauh hari sebelum hari raya. ”Ya namanya usaha keluarga, kami memang rutin membuat jaja khas Bali ini,” tegas Darmi.

Terkait dengan selera konsumen, Darmi mengatakan, pada umumnya konsumen lebih memilih jaja gina yang dicampur dengan gula merah, ketimbang jaja gina tanpa gula. Hal ini disebabkan selain untuk kebutuhan pembuatan

banten, banyak juga konsumen yang membeli jaja gina untuk dimakan atau dijual ke pasar lainnya. ‘’Jika untuk dikonsumsi sendiri tentunya konsumen akan memilih jaja gina dengan gula merah,” jelasnya. *jel

 


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost