18 September 2007  
Home
Berita Terkini

 

Agro & Hobi
Bunga Jepun,makin Menjanjikan
Gianyar (BisnisBali)-Bunga yang satu ini sekarang makin diburu oleh masyarakat, sekaligus memiliki nilai ekonomi tinggi. Pasalnya, selain banyak dimanfaatkan untuk keperluan upacara agama juga dapat diolah menjadi bahan baku industri kerajinan. Namanya bunga jepun yang saat ini banyak diburu karena nilai jualnya yang menjanjikan.

‘’Bunga jepun saat ini permintaan cukup tinggi. Terutamanya bunga jepun yang sudah kering yang nantinya akan dipakai sebagai bahan baku untuk industri kerajinan dupa,’’ ujar Ni Ketut Sulastri pedagang bunga jepun di Ubud Sabtu (15/9).

Dijelaskannya, sebelum permintaan akan bunga jepun banyak di pasaran, bunga yang jatuh dari pohonnya itu hanya berfungsi sebagai sampah. Mengingat, belum banyaknya masyarakat yang tahu bahwa bunga jepun yang sudah kering bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kerajinan dupa.

Sehingga, masyarakat yang memiliki pohon jepun yang sudah berbunga sering membuang bunga itu begitu saja. Namun saat ini, karena masyarakat sudah mengetahui manfaat dari bunga jepun itu, maka tidak ada lagi bunga jepun yang terbuang begitu saja. Bahkan, banyak masyarakat memungut bunga jepun untuk dikeringkan dengan harapan bisa dijual.

‘’Harga bunga jepun yang sudah kering saat ini mencapai Rp 20.000 per kg,’’ ujar Sulastri sambil menambahkan, permintaan bunga jepun kering itu umumnya dari para perajin dupa. Kerena bunga jepun yang sudah kering itu diolah menjadi serbuk sebagai bahan baku dupa. Dipilihnya aneka bunga jepun dijadikan serbuk itu, karena bunga itu juga mengeluarkan bau yang harum.

‘’Pokoknya berapapun ada bunga jepun yang sudah kering kami beli semuanya,’’ ujar seorang perajin dupa di Gianyar yang tidak mau disebut jati dirinya. Proses pengolahan bunga jepun kering menjadi serbuk sebelum menjadi dupa sangat mudah.

Di samping itu dipilihnya bunga karena mengeluarkan bunga yang harum. Di Bali dan Gianyar khususnya saat ini banyak bermunculan perajin kecil yang membuat aneka jenis dupa.

Kondisi tersebut mengakibatkan, permintaan bunga jepun kering untuk diolah menjadi serbuk dupa sangat banyak. Selama ini, serbuk dupa itu banyak didatangkan dari luar Bali (Jawa). Jika serbuk dupa itu bisa diolah di daerah sendiri, maka harga jula dupa bisa bersaing di pasaran. *mur

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost