18 Juni 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Potensi
Jaga Keragaman melalui Seni Budaya

Denpasar (BisnisBali) –Berbicara masalah keragaman akulturasi budaya dan pembauran di Bali, sebenarnya sudah terjadi sejak dulu. Ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah tentang pembauran tersebut.
Pembauran yang sudah terjalin sejak dulu itu memang harus tetap dipertahankan.

Salah satunya melalui khitan masal yang juga diikuti bukan dari kalangan umat Islam, namun juga pesertanya dari umat Hindu dan Kristen. Hal itu ditegaskan Wali Kota Denpasar, AA Puspayoga saat menghadiri khitan masal di Mushollah Al-Hidayah Padangsambian Kaja, Minggu (17/6) kemarin.

Banyak bukti sejarah yang mencerminkan adanya pembauran, di antaranya Pura Mekah di Buleleng, Pura Demak di Pemogan dan kesenian rodat yang bernapaskan Islam.

Lebih lanjut dikatakannya, pembauran bagi Bali itu sendiri sudah tidak barang baru lagi dan sudah mengglobal. “Pembauran baik agama dan etnis sudah terjadi sejak dulu dan ini dibuktikan dengan ditemukannya berbagai peninggalan sejarah dan prasasti,” katanya. *


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost