Denpasar (BisnsiBali) -Koperasi Tat Twam
Asi merayakan ulang tahunnya yang ke-7 dengan berbagai kegiatan
sosial. Koperasi ini memiliki sekitar 600 anggota yang merupakan
warga Banjar Tengah Sesetan. Tahun 2006 Tat Twam Asi mampu
meningkatkan sisa hasil usaha (SHU) sebesar 51,37 persen.
Sekitar 400 orang anggota tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti
acara jalan santai dalam rangka menyambut ulang tahun ke-7
Koperasi Tat Twam Asi, Minggu (17/6) kemarin.
Acara yang bertajuk “Melalui Jalan Santai Bersama
Tujuh Tahun Koperasi Tat Twam Asi Kita Bangun Ekonomi Kerakyatan”
menjadi momentum untuk meningkatkan ikatan emosional koperasi
dengan para anggotanya.
Ketua Koperasi Tat Twam Asi, I Wayan Budiarta dalam kesempatan
tersebut menyatakan, jalan santai yang dirangkai dengan
acara hiburan dan pemberian beasiswa serta sumbangan kepada
keluarga kurang mampu merupakan even pertama yang dilaksanakan
dalam rangkaian ulang tahun. “Kita berharap para anggota
benar-benar merasakan ikatan emosional dengan Koperasi Tat
Twam Asi,” ungkapnya.
Diungkapkan, dengan berbagai produk yang dimiliki koperasi
ini diakuinya sangat membantu para anggota. “Kita
memiliki produk kredit harian tanpa agunan untuk sektor
UMKM dengan skim Rp 5 juta,” katanya. Kredit jenis
ini banyak dimanfaatkan pedagang canang, bakso dan pedagang
kecil lainnya. Pedagang kecil bisa mengembalikan kreditnya
tiap hari dengan bunga 5 persen per bulan.
Selain kredit harian, pihaknya juga memberikan kredit biasa
kepada anggota dan masyarakat dengan bunga bervariasi 2,25-2,5
persen. Koperasi ini juga melayani pembayaran listrik secara
online. Tahun 2006 total kredit yang berhasil disalurkan
kepada masyarakat sebesar Rp 2,016 milyar dengan nonperforming
loan (NPL) 2,65 persen.
Dana pihak ketiga mencapai Rp 1,884 milyar. Total aset
hingga posisi akhir 2006 sebesar Rp Rp 2,812 milyar, angka
ini mengalami peningkatan dibandingkan 2005.
Kinerja koperasi secara keseluruhan mengalami peningkatan
yang cukup tinggi, hal ini terlihat dari peningkatan SHU
sebesar 51,37 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Tahun 2006 SHU yang berhasil dibukukan mencapai angka Rp
143 milyar.
Ketua Pengawas Koperasi Tat Twam Asi, Drs. Kt. Wijaya Kesuma,
M.M., peran koperasi di lingkungan masyarakat Banjar Tengah
Sesetan sangat vital. Bagaimana tidak, koperasi ini merupakan
lembaga yang memberikan pendanaan modal usaha kepada sektor
mikro.
“Koperasi ini juga memberikan bantuan pendanaan
untuk pembiayaan pembangunan,” katanya. Masyarakat
tidak perlu mengeluarkan iuran yang terlalu besar untuk
membangun bale banjar yang menghabiskan total dana sekitar
Rp 1 milyar. Dalam kesempatan tersebut ia juga meminta kepada
masyarakat agar rasa memiliki koperasi ini ditingkatkan
lagi.
Kelian Adat Banjar Tengah Sesetan, Made Darsana menyatakan
sangat terbantu dengan adanya koperasi ini. “Beberapa
pembangunan dan keperluan adat sumber dananya berasal dari
koperasi,” ungkapnya.
Sebagai anggota sekaligus tokoh masyarakat, ia mengaku
benar-benar terbantu dengan keberadaan lembaga ini. Dia
menyatakan, para anggota koperasi yang berasal dari anggota
banjar merasa memiliki rasa memiliki Tat Twam Asi. *wid/asp
Wid-Koperasi
JALAN- Koperasi Tat Twam Asi dalam ulang tahun ke-7 menggelar
jalan santai yang diikuti oleh para anggota. Tahun 2006
koperasi ini mampu membakukan SHU sebesar Rp 143 juta.