Denpasar (BisnisBali) –Di hadapan
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), branding Bali
di-launching bertepatan dengan pembukaan Pesta Kesenian
Bali (PKB), Sabtu (16/6) lalu. “Bali Shanti Shanti
Shanti” akan menjadi merek dagang Bali, khususnya
sektor pariwisata.
Segitiga sama sisi dengan tulisan “Bali Shanti Shanti
Shanti”, yang dikombinasikan tiga warna, merah putih
dan hitam (tri datu) yang menjadi warna sakral bagi masyarakat
Bali. SBY memukul kentongan sebagai tanda dimulainya pesta
budaya tahunan di Bali.
Dalam kesempatan itu, SBY menyatakan tiga alasan mengapa
Bali dinobatkan sebagai “The Best Island” dan
gelar terbaik lainnya. Alasan pertama yaitu alam. Bali memiliki
alam yang luar biasa dan sulit ditemukan di tempat lain.
Bali memiliki budaya (culture) yang unik dan menjadi daya
tarik luar biasa. Hingga saat ini, Bali masih kental dengan
aktivitas spiritual yang dibalut budaya.
“Bali Shanti Shanti Shanti” merupakan branding
yang bersumber dari tiga alasan mengapa Bali menjadi yang
terbaik. Branding Bali yang menjelma melalui penggalian
dari potensi dan kekuatan Bali oleh tim branding selama
enam bulan.
Kadisparda Bali, Gde Nurjaya dalam kesempatan tersebut mengharapkan
dukungan dari semua pihak. Dengan branding ini, Bali akan
memiliki satu ikon yang akan dipakai bersama dalam promosi.
Segitiga yang menjadi dasar branding Bali tersebut menjadi
bingkai kata “Bali” gambar bermotif pewayangan.
Gambar seperti ini yang merupakan simbol alam dalam pewayangan
sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bali. Terlebih lagi
wayang telah menjadi bagian dari budaya yang tidak terpisahkan.
Di luar segitiga sama sisi tersebut ada kata “Shanti”
sebanyak 3 kali yang bermakna damai.
Menurut Nurjaya, sehari setelah branding ini diluncurkan,
ia mengaku banyak mendapat dukungan. Bahkan dirinya mendapat
ucapan selamat dari konsul Malaysia terkait peluncuran branding
Bali. “Saya mendapat SMS dari konsul Malaysia,”
katanya.
Sebelumnya, dukungan juga datang dari banyak pihak, seperti
BTB dan pemerintah kabupaten/kota. Meski demikian, ia tetap
meminta dukungan dari seluruh masyarakat. *wid
|