18 Juni 2007  
Home
Berita Terkini

 

“Bali Shanti Shanti Shanti”, Merek Dagang Bali Di-“launching”

Denpasar (BisnisBali) –Di hadapan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), branding Bali di-launching bertepatan dengan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB), Sabtu (16/6) lalu. “Bali Shanti Shanti Shanti” akan menjadi merek dagang Bali, khususnya sektor pariwisata.

Segitiga sama sisi dengan tulisan “Bali Shanti Shanti Shanti”, yang dikombinasikan tiga warna, merah putih dan hitam (tri datu) yang menjadi warna sakral bagi masyarakat Bali. SBY memukul kentongan sebagai tanda dimulainya pesta budaya tahunan di Bali.

Dalam kesempatan itu, SBY menyatakan tiga alasan mengapa Bali dinobatkan sebagai “The Best Island” dan gelar terbaik lainnya. Alasan pertama yaitu alam. Bali memiliki alam yang luar biasa dan sulit ditemukan di tempat lain.

Bali memiliki budaya (culture) yang unik dan menjadi daya tarik luar biasa. Hingga saat ini, Bali masih kental dengan aktivitas spiritual yang dibalut budaya.

“Bali Shanti Shanti Shanti” merupakan branding yang bersumber dari tiga alasan mengapa Bali menjadi yang terbaik. Branding Bali yang menjelma melalui penggalian dari potensi dan kekuatan Bali oleh tim branding selama enam bulan.

Kadisparda Bali, Gde Nurjaya dalam kesempatan tersebut mengharapkan dukungan dari semua pihak. Dengan branding ini, Bali akan memiliki satu ikon yang akan dipakai bersama dalam promosi. Segitiga yang menjadi dasar branding Bali tersebut menjadi bingkai kata “Bali” gambar bermotif pewayangan.

Gambar seperti ini yang merupakan simbol alam dalam pewayangan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bali. Terlebih lagi wayang telah menjadi bagian dari budaya yang tidak terpisahkan. Di luar segitiga sama sisi tersebut ada kata “Shanti” sebanyak 3 kali yang bermakna damai.

Menurut Nurjaya, sehari setelah branding ini diluncurkan, ia mengaku banyak mendapat dukungan. Bahkan dirinya mendapat ucapan selamat dari konsul Malaysia terkait peluncuran branding Bali. “Saya mendapat SMS dari konsul Malaysia,” katanya.

Sebelumnya, dukungan juga datang dari banyak pihak, seperti BTB dan pemerintah kabupaten/kota. Meski demikian, ia tetap meminta dukungan dari seluruh masyarakat. *wid

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost