18 Juni 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Cincin Perak Kacang Kritik Sasar Pasar ABG

Gianyar (BisnisBali)-Aneke kerajinan seni yang dibuat dari bahan baku perak berupa aksesoris, sampai saat ini masih digandrungi konsumen baik laki maupun perempuan. Terutama yang menyasar konsumen mancanegara maupun wisatawan nusantara yang berkunjung ke daerah ini.

Salah satu aksesoris berupa cincin perak kacang kritik, sekarang ini mampu membuat membuat banyak konsumen tertarik membelinya. Khususnya dikalangan anak baru gde (ABG) yang selalu ingin tampil beda.

I Made Wasanta, perajin perak, di Celuk Sukawati, baru-baru ini, menuturkan, diberinya nama cincin perak kacang kritik karena bentuk dan ukurannya yang kecil mungil serta larisnya seperti kacang. Terlebih lagi nilai jualnya yang menjangkau kantong ABG yang hampir semuanya pelajar sekolah menengah yang sedang berlibur di daerah ini.

Terlebih lagi bentuknya yang artistik dengan kandungan perak paling banyak 3 gram per pcs, menjadikan pemakainya tambah cantik dan anggun. Sehingga dalam kondisi wisatawan cukup ramai dalam musim liburan kali ini, rata-rata bisa laku 50 pcs per hari.

‘’Di tengah ketatnya persaingan aneka produk eksesoris bernilai seni tinggi, kita harus pintar merebut peluang sekaligus mengetahui produk yang sedang ngetren saat ini,’’ terang Wasanta, sambil menambahkan, cincin kacang kritik yang diproduksinya itu selama ini selalu menjadi rebutan konsumen.

Khususnya dikalangan anak-anak remaja yang tahu seni dan keindahan. Dengan diproduksinya cincin kacang kritik itu, dinilainya bisa meningkatkan volume penjualannya secara keseluruhan. Mengingat, sebelumnya jarang pengunjung yang mengadakan transaksi, lebih banyak hanya melihat-lihat saja.

Dijelaskannya, kerajinan perak selain masih disukai konsumen lokal, pasar mancanegara juga masih menjadi tujuan utama penjualan aneka produk eksesoris dari perak.

Namun karena harga bahan baku perak terus naik, perajin kesulitan menentukan nilai jual untuk konsumen mancanegara. Pasalnya, fluktuasi harga perak di pasaran dunia cukup tajam, dengan harga yang berlaku saat ini Rp 4.050 per gram. Dipastikan harga inipun akan naik lagi dengan tinggginya volume permintaan perak dari luar negeri. *mur

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost