18 Juni 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Lomba Pakaian Adat ke Pura Tingkatkan Apresiasi Anak terhadap Budaya Lokal

Denpasar (BisnisBali) –Guna meningkatkan apresiasi anak terhadap seni budaya Bali yang adiluhung, ajang lomba pakaian adat ke Pura merupakan salah satunya.

Sasaran lebih luas, selain membangkitkan kretivitas kalangan desainer atau pengusaha lokal dalam menciptakan rancangan pakaian adat yang bermutu, sekaligus akan mengangkat industri pakaian lokal di tengah persaingan yang makin ketat.

Demikian antara lain diungkapkan salah seorang desainer lokal, sekaligus perancang tunggal dalam acara pemilihan putra-putri kelambi yang digelar pihak Mama & Leon selama dua hari di Pasar Oleh-Oleh Bali, Jalan Raya Kuta No. 88 Kuta, Bali, Sabtu dan Minggu, (16-17/6).

Dia mengatakan, budaya Bali yang adiluhung, mesti dilestarikan dengan aktivitas yang positif. Di bidang seni pakaian, banyak unsur seni yang dapat digarap, sekaligus menjadi bahan inspirasi untuk menciptakan produk bermutu. Mulai dari kebiasaan masyarakat dan adat-istiadatnya, juga berbagai bentuk ritual keagamaannya, semuanya unik dan tak ada duanya di belahan dunia mana pun.

Dengan konsep mamajukan industri pakaian lokal secara global, maka rancangan-rancangan berupa kebaya dan jenis pakaian adat lokal lainnya tetap mengacu pada kebutuhan segala pasar, baik lokal, domestik, maupun internasional.

Dengan berbagai kelebihan ini, desainer lokal makin percaya diri menjadi perancang yang andal dan siap memasuki pasar internasional.
‘’Sebagai perancang lokal yang punya jati diri jangan pernah lepas dari konsep budaya lokal.

Jadikan pengalaman yang diperoleh di luar daerah untuk memperkaya hasil rancangan, sehingga tetap menghasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi di pasaran,’’ ujarnya. Sebelumnya, Manager Mama & Leon Faktory, IB. Purwa Sila mengungkapkan, ajang lomba pekaian adat ke Pura merupakan salah satu wadah memupuk kecintaan anak untuk mencintai budaya daerah.

Dengan kriteria yang telah ditentukan, diharapkan, pemahaman tentang pakaian adat Bali juga meningkat, sehingga tak salah kaprah, dengan masuknya gaya atau mode berpakaian luar, yang belum tentu sesuai dengan karakteristik lokal. * gun

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost