Denpasar (BisnisBali) –Protein
yang tinggi serta baik bagi kesehatan, menjadi salah satu
alasan kenapa menu olahan ikan digemari konsumen lokal maupun
mancanegara. Tak terkecuali perkedel ikan. Modifikasi olahan
dari ikan ini memiliki pangsa pasar tersendiri, serta memiliki
perkembangan usaha yang menjanjikan.
Demikian dikatakan Nanang, karyawan salah satu rumah makan
di Denpasar, Minggu (17/6) kemarin. Lanjut disampaikan,
menu makanan dari ikan sampai saat ini termasuk makanan
favorit dan ramai dicari konsumen.
Oleh karenanya, berbagai inovasi rasa dan bentuk banyak
diterapkan pebisnis dalam menjaring konsumen. Salah satunya
menawarkan menu perkedel ikan.
“Perkedel ikan bisa dikatakan jarang ditawarkan. Olahan
ikan kebanyakan berupa sup kepala ikan, pepes ikan, sate
ikan, kare ikan dan masih banyak lainnya,” tegasnya.
Harga jual yang terjangkau semua kalangan turut mempengaruhi
ramainya permintaan perkedel ikan. Harga menu dari ikan,
imbuhnya, ditawarkan dalam bentuk paketan dengan harga rata-rata
mulai Rp 10.000-an ke atas.
Perkedel ikan atau pun perkedel daging sebenarnya, terang
Nanang, merupakan salah satu makanan yang merakyat. Sebelum
ada makanan olahan dengan berbagai campuran bahan pabrik,
perkedel ikan telah banyak dikonsumsi masyarakat. Terbukti
tiap daerah ada namanya perkedel ikan.
‘’Dari segi vitamin atau pun protein, perkedel
ikan tidak kalah dengan tahu atau daging. Ikan juga memiliki
kandungan vitamin dan protein yang hampir sama dengan kedua
bahan tadi. Kini, bagaimana caranya kita mengolah ikan menjadi
makanan yang enak dan menarik,” ujarnya.
Ika, pedagang masakan lainnya mengatakan, kendati tidak
menawarkan menu ini, perkedel bisa dibuat dari ikan dan
rasanya pun tak kalah dengan perkedel lainnya.
Rasanya yang beda dan khas ini, kemungkinan dilirik pebisnis
dalam menjaring keuntungan. Di samping itu, perkedel ikan
merupakan lauk pauk yang tidak ada bahan pengawetnya serta
paling gampang pengolahannya, sehingga semua kalangan bisa
mengkonsumsinya.
‘’Membuat perkedel ikan merupakan cara termudah
di antara masakan lainnya,” paparnya. *dik
Perkedel Ikan
Bahan:
350 gram ikan kakap haluskan
150 gram udang cincang kasar
2 sendok makan tepung sagu
1 butir telur
1 cabai merah besar potong dadu kecil
1 lonjor kacang panjang iris halus
1 sendok makan daun ketumbar cincang
1 bungkus (80 gram) bumbu pelezat serbaguna rasa pedas
Bahan dihaluskan:
3 butir bawang merah
2 siung bawang putih
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh gula pasir
minyak untuk menggoreng
Bahan saus:
100 ml air jeruk nipis
4 sendok makan gula pasir
1/4 sendok teh garam
8 butir bawang merah cincang
10 cabai rawit merah iris
1 sendok makan saus ikan/kecap ikan
Cara Pengolahan:
a. Membuat Celupan:
Campur 2 sendok makan tepung bumbu serbaguna rasa pedas
dengan 50 ml air, aduk rata.
b. Membuat Adonan:
Campur ikan kakap yang telah dihaluskan dengan udang, tepung
sagu, telur dan bumbu halus, aduk rata.
Tambahkan cabai merah, kacang panjang dan daun ketumbar,
aduk rata.
c. Membuat Saus:
Campur air jeruk nipis dengan gula pasir, garam, aduk rata
hingga gula larut. Tambahkan bawang merah, cabai rawit dan
saus ikan/kecap ikan, aduk rata.
d. Membuat Perkedel:
Ambil satu sendok makan adonan. Bulatkan dan kemudian pipihkan.
Celupkan perkedel dan lumuri dengan sisa tepung kemudian
sisihkan. Panaskan minyak goreng kemudian goreng perkedel
hingga matang kecoklatan, angkat. Sajikan perkedel selagi
hangat dengan sausnya. *dik/net