18 Juni 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Penjualan Roti Hotdog Sasar Pasar Anak-anak

Denpasar (BisnisBali) –Meski namanya roti hotdog bukan berarti isian roti menggunakan daging anjing, melainkan menggunakan daging ayam atau sapi. Menggunakan daging ayam yang disukai semua masyarakat inilah membuat pemasaran roti hotdog makin bergairah, terutama pangsa pasar anak-anak.

Demikian diungkapkan Seila, dari salah satu toko roti di Denpasar, Minggu (17/6) kemarin. ‘’Roti hotdog sebenarnya tidak hanya digemari anak-anak, namun semua kalangan masyarakat menyukainya.

Akan tetapi, mengingat anak-anak yang cenderung lebih dominan membelinya maka segmen pasar yang dituju lebih banyak ke kalangan anak-anak,” paparnya.

Dijelaskan, roti hotdog menjadi kegemaran masyarakat bisa jadi karena faktor cita rasa yang bervariasi dari aneka isian dari daging, sayur hingga saus mayonaise yang digemari hampir semua lapisan masyarakat. Di samping roti hotdog mirip burger yang kini merupakan makanan favorit masyarakat, khususnya pecinta makanan fast food.

‘’Tidak perlu menunggu lama serta bisa mengenyangkan cenderung dipilih konsumen, sehingga memilih hotdog sebagai camilan sehari-hari,” ujarnya.
Harga jual yang relatif murah berkisar Rp 4.000 per buah, turut mempengaruhi daya beli masyarakat.

Masyarakat kini tidak perlu lagi pergi ke restoran cepat saji untuk sekadar mendapatkan hotdog, melainkan ke toko roti atau waralaba yang marak bermunculan di kota Denpasar saat ini.

“Relatif ramainya masyarakat mencari hotdog tak heran banyak bermunculan industri rumahan yang menawarkan hotdog. Bahkan, waralaba hotdog kini marak di Kota Denpasar serta menjadi peluang bisnis menggiurkan,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Kordi, pengelola toko roti lainnya. Kecenderungan masyarakat mengkonsumsi makanan cepat saji seperti hotdog, turut mempengaruhi penjualan roti isi daging ini. Terutama pasar anak-anak yang cenderung meniru dan mengikuti perkembangan zaman termasuk masalah makanan.

‘’Dilihat dari segi bisnis tentu usaha roti hotdog menjanjikan di tengah maraknya makna cepat saji saat ini. Pasalnya, makanan ini memiliki pangsa pasar tersendiri serta bernilai jual,” katanya. *oka

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost