ADA banyak hal yang bisa Anda lakukan
untuk membuat hewan peliharaan sehat dan tidak membawa penyakit
bagi seisi rumah. Berikut beberapa prinsip dasar perawatan
kucing dan anjing yang terkadang kurang diperhatikan pemiliknya.
1. Jangan memberi makan hewan kesayangan Anda dengan daging
jeroan dan tulang mentah. Beri makanan matang, yang bisa
sekali habis. Sisa makanan akan menjadi basi dan sarang
berkumpulnya kuman.
2. Air minum pun sebaiknya dimasak dahulu. Jangan biarkan
air berhari-hari tanpa diganti. Waspadai kemungkinan tikus
mengencingi air minum itu yang membawa penyakit leptospirosis.
3. Cegah kucing atau anjing Anda berburu tikus, burung,
lalat, dan kecoa.
4. Bila hewan peliharaan Anda kucing, sediakan tempat kotoran
berupa kotak berisi pasir. Tiga hari sekali, cuci pasir
itu dan jemur sebelum dipakai lagi. Kucing adalah tuan rumah
definitif parasit toxoplasma gondii.
Tempat kotoran tersebut sebaiknya dibersihkan setiap hari
karena ookista tokso mungkin keluar bersama tinja yang bisa
menginfeksi dalam waktu kurang lebih 1-3 hari. Bila tinja
kucing Anda becek dan tidak padat, berarti dia sakit. Buanglah
tinjanya di dalam lubang, siram dengan air panas lalu ditutup
tanah.
5. Mandikan hewan peliharaan Anda secara teratur. Ada tiga
jenis mandi, yakni mandi sehat sebanyak dua minggu sekali
dengan shampo, mandi jamur dengan obat pembasmi jamur bila
hewan Anda terserang jamur dan mandi kutu dengan obat pembasmi
kutu bila banyak kutu menempel di tubuhnya.
6. Lakukan vaksinasi dan periksakanlah hewan peliharaan
secara teratur pada dokter hewan. Bila Anda mempunyai hewan
peliharaan baru yang masih kecil, semisal umur 4 minggu,
berilah obat cacing.
Pada usia 6 minggu diberi vaksin parvoviruses (muntah berak
darah), usia 9 minggu vaksin parvoviruses kedua dan distemper
(untuk saluran pencernaan), 12 minggu mengulang dua vaksin
sebelumnya, 16 minggu vaksin rabies. Setelah itu, 3 bulan
sekali diberi obat cacing dan setahun sekali disuntik antirabies.
*net
|