Bangli (BisnisBali) –Pemkab Bangli
akan melakukan operasi pasar (opas) menjelang galungan untuk
menekan naiknya harga bahan kebutuhan pokok. Saat ini opas
belum dilakukan karena harga kebutuhan pokok di Bangli masih
tetap stabil.
Hal itu diungkapkan Bupati Bangli, Nengah Arnawa didampingi
Kabag Humas Pemkab Bangli, Dewa Gede Supartha, baru-baru
ini. Lebih lanjut Bupati Arnawa mengungkapkan, rencana pelaksanaan
opas tersebut sempat mencuat dalam rapat muspida Bangli
yang digelar sehari sebelumnya.
Dalam kesempatan itu, Arnawa juga mengakui bahan kebutuhan
pokok yang akan menjadi perhatian pemerintah untuk dapat
ditekan harganya adalah minyak goreng dan beras.
“Namun, saat ini harga kebutuhan pokok itu masih
tetap stabil,” katanya sambil menambahkan jika nantinya
menjelang Galungan harganya bergerak naik, Pemkab Bangli
akan langsung melakukan opas.
Arnawa berharap agar seluruh warga Bangli dapat melaksanakan
Galungan dengan khidmat, tanpa harus diganggu dengan melambungnya
harga kebutuhan pokok.
Sementara itu, berdasarkan hasil pantauan di sejumlah
pasar di Bangli menunjukkan salah satu kebutuhan pokok masyarakat
Bangli yang mengalami kenaikan hanyalah minyak goreng.
Namun, warga Bangli tidak terlalu terpengaruh dengan kenaikan
minyak goreng tersebut mengingat sebagian besar warga masih
menggunakan minyak klentik yang mereka buat sendiri.
Meski demikian, sejumlah konsumen yang terbiasa menggunakan
minyak goreng buatan pabrik ini tetap berharap agar harga
minyak goreng segera turun. *jel
|