Gianyar (BisnisBali) –Kerajinan
aneka lukisan, sampai saat ini permintaannya masih cukup
stabil, khususnya untuk pasar mancanegara. Selain banyak
diperdagangkan di negara Eropa seperti Prancis, negara
Dominika juga tercatat sebagai negara konsumen yang cukup
potensial.
Terbukti, selama Maret 2007, negara tersebut telah mengimpor
lukisan sebanyak 806 pcs dengan nilai 1.130,28 dolar AS.
“Beberapa negara di Amerika Serikat seperti Dominika,
kini menjadi pasar potensial untuk kerajinan lukisan,’’
ujar Ni Ketut Kincen, pedagang lukisan di Batuan Sukawati,
Jumat (27/4) kemarin.
Ia mengatakan, lukisan pemandangan alam Bali beserta flora
dan fauna yang ada di daerah ini sangat disukai konsumen
mancanegara.
Terbukti permintaan terhadap model lukisan tersebut lumayan
banyak dibandingkan lukisan lainnya.
Untuk model lukisan binatang seperti burung dan lain-lain
sedikitnya laku 25 pcs per hari. Sedangkan untuk model pemandangan,
bisa mencapai 100 pcs.
Nilai jual mata dagangan kerajinan itu bervariasi mulai
dari ukuran dan harga termurah Rp 50.000 sampai di atas
Rp 1 juta untuk ukuran yang agak besar.
“Lukisan wanita Bali yang sedang menjungjung sesuatu
barang selama ini juga cukup digemari pecinta seni lukis
di luar negeri,” kata Kincen sambil menambahkan, selain
ke Amerika Serikat, beberapa negara Asia seperti Cina juga
menjadi pangsa pasar yang cukup besar untuk barang kerajinan
seni lukisan.
Bahkan, ekspor ke Cina selama tiga bulan terakhir mencapai
2.100,00 dolar AS. Sedangkan Australia mengimpor lukisan
dengan nilai 11.939,00 dolar AS. *mur
|