28 April 2007  
Home
Berita Terkini

 

AS, Pasar Potensial Kerajinan Perak

Gianyar (BisnisBali) –Amerika Serikat (AS) merupakan negara pemasok kerajinan perak terbesar. Bukan hanya satu periode saja, namun tiap tahun selalu ekspor barang dagangan ini terbesar ke negara tersebut.

Berdasarkan data yang dimiliki Asephi Bali, selama ini ekspor kerajinan perak terbesar yakni AS, England dan Jerman. Di samping itu, Kanada dan Italia juga pemasok kerajinan perak yang cukup banyak.

Ketua Bidang Kerajinan Perak dan Emas Asephi Bali, Nyoman Rupadana, Jumat (27/4) mengatakan, AS selain negara sasaran pasar besar selama ini, pelaku bisnisnya juga cukup banyak dibandingkan negara lainnya.

Sudah menjadi kenyataan, bahwa kerajinan perak Bali yang notabene proses produksinya mengandalkan keindahan dan keahlian tangan (bukan mesin) sangat diminati konsumen AS.

“Contohnya produksi kerajinan kami, pemasarannya dominan ke AS. Rata-rata pelanggan (buyer) AS melebihi 50 persen dari jumlah buyer yang ada. Memang kalau dilihat dari jumlah pemesanannya, cukup berimbang antara satu buyer dengan buyer lainnya,” jelasnya.

Menurut Rupadana, selain AS, England, Jerman, Kanada dan Spanyol, Italia juga cukup potensial untuk pemasaran kerajinan yang satu ini.

Negara-negara tersebut juga secara rutin setiap tahunnya mengimpor kerajinan perak Bali.

“Secara umum, kerajinan perak terus mengalami penurunan. Hal ini disebabkan, persaingan dengan negara lainnya cukup ketat.

Sudah menjadi dilema klasik, kerajinan perak Bali kalah bersaing karena tingginya harga bahan baku.

Di samping itu, sentuhan teknologi juga sangat minim, sehingga di Bali sangat sulit membuat mess produk. Selama ini, dominan masih berkutat pada skill tangan (hand made).

Justru hand made inilah selama ini kerajinan perak dapat bertahan,” katanya sambil mengakui buyer yang masih setia menjual aneka kerajinan perak Bali lantaran seni dan keunikannya. *sta


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost