Singaraja (BisnisBali) –PD Suwatantra
Buleleng yang mengelola asset pertanian milik Pemkab Buleleng
tahun 2007 ini menerima suntikan modal usaha sebesar Rp
500 juta.
Bantuan modal ini bersumber dari dana APBD Buleleng tahun
2007. Diharapkan dengan tambahan modal ini PD Suwatantra
Buleleng bisa meningkatkan kinerjanya untuk mengelola aset
pertanian milik pemerintah daerah.
Bupati Buleleng Putu Bagiada beberapa waktu lalu mengakui
bahwa selama ini kinerja PD Suwatantra ini belum maksimal.
Ini dibuktikan dengan sumbangan PAD yang disetorkan belum
mencapai target.
Kenyataan ini menurut Bupati adalah hal yang wajar dalam
satu usaha mengalami fluktuasi.
Untuk itu, Bupati meminta agar direksi PD Suwatantra ini
bisa lebih semangat lagi bersaing dengan perusahan daerah
lainnya dalam hal menyumbangkan PAD.
Menurut Bupati dari empat perusahan daerah yakni PDAM, PD
Pasar Buleleng, Bank 45 Buleleng, dan PD Suwatantra kontribusi
kepada PAD Buleleng terbesar disumbangkan oleh PDAM Buleleng.
Sementara PD Pasar Bank 45 Buleleng, dan PD Suwatantra
perlu ditingkatkan lagi. Walau demikian Bupati masih mensyukuri
kalau PAD Buleleng yang dulunya hanya Rp 11 milyar lebih
kini naik menjadi Rp 38 milyar lebih.
Kontribusi terbesar PAD itu berasal dari perusahan daerah.
“Mudah-mudahan perusahan daerah lain yang sumbangannya
bisa termotipasi dengan keberhasilan PDAM Buleleng, sehingga
kontribusi ke PAD terus meningkat,” imbuhnya. (mud)
|