Singaraja (BisnisBali) –Salah satu
perusahan daerah (PD) milik Pemkab Buleleng yakni Bank Buleleng
45 tahun ini terus berbenah.
Tidak saja peningkatan sarana kantor yang dibenahi, namun
dari segi sumber daya manusia (SDM)-nya ikut dipermak.
Jumat (27/4) kemarin, Bupati Buleleng Putu Bagiada mengambil
sumpah dan melantik Direksi Bank Buleleng 45 di aula kantor
Bupati.
Dua pucuk pimpinan di tubuh Bank Buleleng 45 yang dilantik
itu masing-masing Direktur Utama dijabat oleh Putu Sadiarta,
S.E. dan Ir. Made Buda Suyasa sebagai Direktur Operasional.
Selain dihadiri pimpinan dinas terkait lingkup Pemkab Buleleng,
pelantikan ini juga dihadiri Direktur PD Pasar Buleleng,
Nengah Artha, Direktur PDAM Buleleng Nyoman Arta Widnyana,
dan undangan lainnya.
Bupati Putu Bagiada usai melantik dua pejabat teras Bank
Buleleng 45 mengatakan, pemerintah daerah sesuai dengan
komitmen untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan daerah
yang ada.
Peningkatan ini tidak saja dalam satu bidang saja, tetapi
pemerintah berusaha meningkatkan kinerja dari segala lini.
Seperti Bank Buleleng 45 ini selain diberikan tambahan modal
sebesar Rp 5 milyar, tahun ini pemerintah telah membangun
satu gedung kantor baru yang beralamat di Jalan Pramuka
Singaraja.
Jika dari segi sarana dan permodalan sudah dilakukan,
perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM.
Melalui pelantikan direksi seperti inilah pemerintah mencoba
membenahi manajemen Bank Buleleng 45 ini agar mampu bersaing
dengan lembaga sejenisnya.
“Gedung sudah kami bangun, modal sudah dan sekarang
SDM-nya diperbaiki sehingga Bank Buleleng 45 ini akan andal
dalam persiangan nanti,” kata Bupati didampingi Kepala
Humas dan Protokol Sekkab Buleleng Gede Suyasa.
Menurut Bupati, untuk memajukan satu usaha perbankan di
daerah perlu memperhatikan beberapa hal penting di antaranya
kerjasama dengan lembaga lain, profesionalisme, dan loyalitas
yang tinggi kepada perusahan. Ketiga hal inilah menjadi
pilar agar Bank Buleleng 45.
Ketiganya itu harus kompak karena masing-masing mempunyai
keterkaitan. Seperti misalnya kerjasama ini penting dalam
hal mencari tambahan modal yang banyak dimiliki oleh lembaga
keuangan lain.
Tentu saja untuk mendapatkan tambahan modal dari lembaga
lain perlu didasari dengan hubungan kerjasama. Jika sudah
ada modal yang cukup lalu perlu modal itu harus dikelola
dengan profesional.
“Saya yakin dengan pembenahan SDM seperti ini Bank
Buleleng 45 ini dari segi peningkatan aset Rp 12 milyar
tahun ke tahun akan terus ditingkatkan,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua Padan Pengawas Bank Buleleng 45 Nyoman
Pastika mengatakan, pergantian direksi ini dilakukan mengingat
direksi sebelumnya sudah memasuki masa pensiun. Sebelumnya
Direktur Bank Buleleng 45 dijabat oleh Gst. Ayu Sumerai,
S.E.
Proses pergantian direksi ini dilakukan melalui pengujian
oleh pengawas beberapa waktu lalu.
Setelah melakukan pengujian usulan itu kemudian disampaikan
kepada Bupati dan disetujui untuk menunjuk direksi yang
baru.
“Kami sudah lihat kemampuan direksi yang baru ini
dan yakin kinerja Bank Buleleng 45 untuk menyumbang PAD
terus meningkat,” katanya. *mud/asp 1884
Foto: Bupati Putu Bagiada menyaksikan penandatanganan berita
acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Direksi Bank Buleleng
45 Jumat (27/4) kemarin di aula kantor Bupati. (mud)