Denpasar
(BisnisBali) - Pariwisata Indonesia secara nasional
sedang bergerak naik.
Grafik kunjungan wisatawan ini mesti terus meningkat.
“Jika tidak ada gangguan keamanan, dipastikan kunjungan
wisatawan akan terus meningkat,” ungkap Menteri Kebudayaan
dan Pariwisata, Jro Wacik ketika berkunjung ke Gedung Pers
Bali K. Nadha, Jumat (27/4) kemarin.
Dikatakan, pemerintah mengupayakan event yang berskala
internasional dilaksanakan di Bali.
Semua ini dilakukan untuk mendorong image pariwisata Bali.
Kegiatan skala internasional yang dilangsungkan di Bali
secara tidak langsung akan mendorong kunjungan wisman ke
Bali.
Ia melihat memang terjadi perubahan selera pasar dari wisman.
Wisatawan saat ini lebih memilih menginap di vila daripada
di hotel.
Walaupun demikian hotel yang manajemennya baik masih mampu
mencapai tingkat hunian 80-90 %. Sementara itu, ada hotel
yang akupansinya masih berada di kisaran 30-40%.
Dikatakan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali sudah
mencapai 4.000-5.000 per hari.
Jumlah kunjungan tersebut sudah dalam kategori normal.
Sekarang bagaimana kedatangan wisatawan ini bisa mensejahterakan
rakyat.
PR ke depan bagi pelaku pariwisata Bali, katanya, bagaimana
mengupayakan wisatawan bisa lama tinggal di Bali
. Tingginya leng of stay wisatawan di Bali ini sangat tergantung
daya tarik atraksi yang ditampilkan kepada wisatawan.
Atraksi baru akan mendorong wisatawan bisa makin betah
tinggal di Bali.
Wacik mengatakan, pelaku periwisata Bali perlu mengarahkan
wisatawan banyak berbelanja di Bali.
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah akan tetap berupaya
menambah penerbangan langsung ke Bali. Pengurusan visa akan
dipermudah untuk wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Promosi akan tetap digencarkan sehingga wisatawan banyak
berkunjung ke Bali. Dengan ketiga langkah tersebut dipastikan
banyak wisatawan yang berkunjung ke Bali.
*kup