28 April 2007  
Home
Berita Terkini

 

Bule Australia Diaben di Bali

Kuta (BisnisBali) -Sebagian orang Australia menganggap Bali adalah rumah kedua mereka. Banyak dari mereka tidak peduli dengan apa yang terjadi selama ini termasuk peristiwa bom Bali.

Kecintaannya dengan Bali membuat seorang warga Australia ingin mati dan diaben di Pulau Dewata ini.

Jumat (27/4) pagi sekitar pukul 10.30 kemarin di depan Satgas Pantai Kuta puluhan orang berkumpul dengan iringan instrumen khas Bali.

Suara angklung yang biasa mengiringi uapacara ngaben mendalu-dalu menyeruak deburan ombak Pantai Kuta.

Seorang perempuan asing dengan mengenakan kebaya orange dan kacamata coklat tampak pasrah begitu sebuah karangan bunga dilepas ke laut.

Puluhan orang yang berasal dari kerabat dan para temannya di Bali hadir dalam upacara terserbut.

“Suami saya ingin diaben di Bali,” ujar Dianne istri dari Noel Prosser warga Australia yang tinggal di Bali selama 20 tahun.

Menurut Dianne, suaminya Noel Prosser yang meninggal setahun lalu sebelum meninggal berpesan agar diaben layaknya orang Bali. Berdasarkan pesan tersebut ia berusaha mewujudkan keinginan suaminya tersebut.

ayangnya ngaben yang sesuai dengan adat Bali tidak bisa ia laksanakan karena beberapa halangan.

Namun ia bahagia bisa melaksanakan titah suaminya kendati ngaben yang dilakukan tersebut hanya simbolis.

“Ini merupakan bukti dari kecintaan saya dan suami saya terhadap Bali,” ungkapnya.

Baik ia dan suaminya menyatakan Bali adalah rumah kedua yang sangat ia cintai.

Beberapa hari lagi Dianne akan bertolak kembali ke Australia bersama keluarga dan para temannya.

“Empat bulan lagi saya akan kembali ke Bali. Saya akan terus datang ke Bali. Tapi yang pasti Bali adalah rumah kedua saya,” tambahnya. *wid

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost