Nusa Dua (BisnisBali) –Sekolah
Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STIMIK)
Stikom Bali bekerja sama dengan HEL University College (HUC)
Malaysia, membuka kelas internasional.
Kerja sama ini dilakukan guna meningkatkan kualitas sumber
daya manusia (SDM) khususnya di bidang information, communication
and tecnology (ICT).
Hal itu diungkapkan Ketua Stikom Bali, Drs. Dadang Hermawan,
Ak., M.M., pada “Grand Launching International Class”
yang diselenggarakan di Hotel Novotel Tanjung Benoa, Kamis
(26/4) lalu.
Ia mengatakan, kelas internasional dengan program duel-degree,
khusus untuk orang Indonesia kelas ini akan memberikan dua
gelar yakni, Sarjana Komputer (S.Kom) dari Stikom Bali dan
Bachelor of Information Tecnology (BIT) dari HUC (duel-
degree).
Pelaksanaan kuliah seluruhnya dilakukan di Stikom Bali,
namun bagi para mahasiswa yang ingin merasakan kuliah di
luar negeri, maka kuliah mulai semester 4 dapat juga ditransfer
ke HUC atau ke universitas lain yang merupakan partner HUC.
Kurikulum yang diterapkan pada program ini, telah mendapat
pengakuan dari pihak HUC dan beberapa HUC university partners
di berbagai negara seperti Prancis, Australia, Inggris,
Amerika, dan Selandia Baru.
Dengan demikian kurikulum yang dilaksanakan Stikom Bali
telah berstandar dan diakui secara internasional.
“Kami ingin dengan kerja sama ini dapat meningkatkan
kemampuan SDM para lulusan Stikom Bali, sehingga diakui
dan siap menghadapi persaingan kerja internasional,”
ujar Dadang.
Ia menambahkan, beberapa keunggulan dari kuliah program
internasional di Stikom Bali yaitu, biaya lebih murah (di
HUC sendiri tuition fee adalah US 250 per subject, di Stikom
Bali hanya US $ 150 per subject).
Situasi yang kondusif, banyak kesempatan menguasai bahasa
Inggris, fasilitas kampus yang memadai, seperti penggunaan
original software dari Microsoft, internet on line 24 hours,
sistem manajemen mutu ISO 9000-2001, hot spot area in campus,
SMS campus, student email free, dan lain-lain.
Yang tak kalah menariknya yaitu para orangtua dapat mengawasi
dan kerkomunikasi dengan putra-putrinya lebih intens dan
efektif lagi dibanding jika mereka kuliah di luar.
Sosialisasi kelas internasional akan terus dilakukan ke
berbagai negara dengan atau tanpa kerja sama dengan travel
biro maupun agen-agen pendidikan di berbagai negara, sehingga
visi Stikom Bali untuk menjadi perguruan tinggi ICT yang
diperhitungkan di percaturan internasional bisa terwujud.
Pada kesempatan itu, dilakukan presentasi dari sejumlah
universitas partner HUC seperti Dominique Laurent dari University
De Leagy – Pontoise, Dr. Patrick Mascel dari University
Francois Rahelais de Touring dan Dr. Yeow Loei Chong dari
Kuala Lumpur Help University yang dipandu Bernard Sithorang
dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Hadir pula pada kesempatan
itu dari Stikom Bali, yakni, Prof. I Made Bandem, M.A. *gun/Asp
1883