28 April 2007  
Home
Berita Terkini

 

Bank Udiyana Putra Tekan NPL di Bawah 5 Persen

Badung (BisnisBali) -Intermediasi dengan jalan memperbanyak penyaluran kredit ke sektor real sesuai harapan pemerintah dapat dilakukan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Udiyana Putra, Kuta Badung.

Di sisi lain, BPR ini juga mampu menekan nonperforming loan (NPL) sampai di bawah 5 persen.
Bank Udiyana Putra kini sedang menjajaki linkage program dengan BNI 1946.

Pemberian plafon kredit linkage program di BNI 46 mampu memberi napas BPR untuk melakukan intermediasi.

Menurut Direktur Bank Udiyana Putra, Kuta, Agus Prima Wardana, S.E., M.M., upaya menghindari jangan sampai terjadi suatu kontroversial antara intermediasi dan usaha menekan NPL, BPR mesti dikelola secara profesional.

Sebab, BPR hingga kini masih menjadi kebutuhan masyarakat pelaku UMK.

Menurutnya, BPR merupakan lembaga keuangan yang paling dekat dengan masyarakat terbawah.
Walaupun intermediasi terus dilaksanakan secara berkelanjutan, Bank Udiyana Putra juga tetap menganut sistem kehati-hatian.

Sistem ini tidak menimbulkan kontroversi.
Menyinggung peran linkage program BPR dengan bank umum terkait dengan intermediasi dan penurunan angka NPL, Agus Prima Wardana membenarkan, lingkage program BPR dengan bank umum sangat membantu. *dra

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost