Denpasar (BisnisBali) –Selain memiliki
pesona tinggi, sansiviera yang berdaun meruncing ini punya
kemampuan menyerap polusi.
Tak heran sejumlah penghobi tanaman hias menaruhnya di
pojok ruang kantor atau rumah dengan tujuan membantu sirkulasi
udara di dalam ruangan.
“Meski bila kita cium tanaman ini tidak mengeluarkan
bau wangi, namun sansiviera efektif sekali untuk menyerap
bau yang tak sedap terutama di dalam ruangan,” tutur
Wayan Sukarma, pedagang tanaman dan pebisnis landscape di
Denpasar, Jumat (27/4) kemarin.
Terang Sukarma, hal tersebut dalam tanaman hias sering disebut
dengan proses potosintesis dan itu hanya mampu dilakukan
oleh sejumlah jenis tanaman hias saja.
Katanya, pada ruangan tertutup penempatan sansiviera tentu
akan jadi berguna bagi manusia dan tercipta hubungan saling
menguntungkan.
Pasalnya, di satu sisi sansiviera menyerap polusi (karbondioksida)
di dalam ruangan dan mengeluarkan kembali dalam bentuk oksigen
murni, di sisi lain manusi bisa terus menghirup udara segar
walau dengan sirkulasi udara yang tertutup.
Sansiviera sendiri di kalangan masyarakat lokal sering juga
disebut dengan nama lidah mertua.
Jelasnya, kemampuan sansiviera bertahan hidup di dalam
ruangan cukup tinggi, karena tanaman ini dapat tumbuh dalam
kondisi dengan sedikit air dan cahaya matahari.
Sansiviera yang berkembang biak melalui umbi lapis ini,
untuk tumbuh dan berkembangnya hanya memerlukan 40 persen
air saja.
Sansiviera ini tidak memerlukan perawatan yang rumit dan
cukup tahan banting.
Bahkan tak disiram beberapa hari pun tetap bertahan hidup.
Meskipun mudah ditanam, katanya, sansiviera ini tetap harus
diperhatikan perawatannya, seperti faktor struktur, cuaca,
media dan bibitnya.
Media yang baik bila ditanam di lahan, sebaiknya, menggunakan
sekam murni, pupuk kandang dan tanah bakar.
Sementara jika di polybag bisa memakai tanah bakar dan
cocopeat.
Mudarta, pebisnis tanaman hias lainnya juga mengungkapkan
hal sama. Sansiviera ini memang menarik sebagai tanaman
hisa dan efektif untuk pencegah polusi udara yang terjadi
di dalam ruangan.
Selain itu, hal unik lainnya dari sansevieria ini, jika
dilakukan perbanyakan tanaman ini belum tentu mendapat hasil
yang sama dengan indukannya, malah bentuknya bisa lain.
“Jadi, bila kita menemukan varietas baru bisa dinamakan
sendiri. Sebab itu pula, di pasaran tanaman sansiviera ini
dikenal dengan banyak varietas,” tandasnya. *man