28 April 2007  
Home
Berita Terkini

 

Agro & Hobi
’’Dragon Fruits’’, Tanaman Buah Rakus Pupuk

Denpasar (BisnisBali) –Meski dragon fruits atau tanaman buah naga ini cukup mudah dalam perawatannya, namun tetap saja tanaman buah naga tidak bisa lepas dari pemberian pupuk alami dari kotoran hewan.

Pasalnya, makin sering diberi pupuk maka pertumbuhan tanaman buah naga akan makin subur dan cepat menghasilkan buah.

“Jika kita bandingkan dengan tanaman berbuah lainnya, tanaman buah naga bisa dikatakan pemakan pupuk kandang yang paling rakus,” tutur Arya, pebisnis dan pembudidaya tanaman buah naga, Jumat (27/4) kemarin.

Terang Arya, untuk sepohon tanaman buah naga setidaknya memerlukan sampai satu karung pupuk kandang selama sebulan. Bisa dibayangkan jika mengembangkan tanaman buah naga di lahan yang luasnya mencapai hektaran, bisa dipastikan pupuk kandang yang dibutuhkan mencapai puluhan karung per bulannya.

Jelasnya, hal tersebut memang masuk akal karena hidup tanaman buah naga ini mampu menyimpan hara atau nutrisi untuk menghasilkan daging buah.

Katanya, tanaman buah naga membutuhkan asupan hara di area perakaran yang luas agar bisa bertahan sepanjang tahun, sementara penggunaan kompos ini efektif untuk mengikat hara di tanah berpasir dan memperbaiki struktur tanah.

Lanjutnya, jenis buah naga sendiri di pasaran tersedia dengan empat macam jenis, pertama buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis) dan buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus).

“Dari empat jenis tanaman buah naga, umumnya baru dua jenis saja yang ada di pasaran yaitu Hylocereus undatus dan Hylocereus polyrhizus yang banyak dikembangkan di Bali,” ujarnya.

Mudiana, pebisnis tanaman hias dan juga mengembangkan buah naga mengungkapkan hal sama. Makin sering tanaman ini diberi pupuk kandang, pertumbuhan batang tanaman akan nampak kokoh dan tidak mengkerut sehingga akan berdampak pada produktivitas buah.

Katanya, untuk jenis pupuk kandang yang baik diberikan pada tanaman buah naga adalah bersumber dari kotoran sapi maupun kambing.
Imbuhnya, kedua jenis pupuk kandang ini sangat cocok karena kotoran sapi maupun kambing sama-sama memiliki unsur yang panas atau menghangatkan media tanam.

Hal tersebut, menurutnya, sangat pas karena tanaman buah naga umumnya hanya tumbuh baik pada kondisi lahan yang tidak lembab, hampir sama dengan kondisi lahan untuk tanaman kaktus yang hidup di gurun. *man

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost