Denpasar
(BisnisBali) –Komitmen Pemkot Denpasar dalam
memberdayakan masyarakatnya melalui ekonomi kerakyatan dalam
penanganan kemiskinan, digeber secara sinergis. Keterpaduan
berbagai program dalam satu kegiatan, di antaranya pemberian
bantuan bibit, permodalan, sarana, asuransi kesehatan masyarakat
miskin (Askin), termasuk beasiswa bagi rumah tangga miskin
tingkat SD, SMP dan SMA sebagai pendekatan pelayanan bagi
masyarakat.
Asisten Pembangunan Sekda Kota Denpasar, Ketut Wisada, S.E.,
M.Si., bertempat di Penangkaran Penyu Kelurahan Serangan,
Senin (19/2) kemarin mengatakan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan
memiliki tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meminimalkan
masalah sosial, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.
Selain itu program ini untuk menjabarkan misi pembangunan
yang pada akhirnya bertujuan memberdayakan ekonomi rakyat
dan penanganan kemiskinan melalui program terpadu dari berbagai
sektor yang dilaksanakan oleh unit kerja.
“Diharapkan terpadunya program ini paling tidak bisa
lebih efisien dan terarah,” ujar Wisada yang didampingi
Kabag Humas Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma.
Pemberdayaan masyarakat melalui sektor pemberdayaan ekonomi,
tetap menjadi prioritas. Adapun program dari berbagai unit
kerja yang digeber kali ini adalah peningkatan infrastruktur
dasar perekonomian, pemberdayaan usaha mikro, kecil, menengah
dan koperasi, revitalisasi pertanian dalam artian luas dan
revitalisasi Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Sedangkan sasaran
dari kegiatan pembangunan pemberdayaan ekonomi rakyat dan
penanganan kemiskinan meliputi kelompok tani ternak dan nelayan,
kelompok perajin, dan keluarga miskin.
Erwin Suryadarma menambahkan, dalam program ekonomi kerakyatan
ini rakyat miskin bukan saja mendapatkan kemudahan dalam mengurus
KK dan KTP, namun sekaligus mendapatkan pelayanan di bidang
kesehatan. Rakyat miskin ke depan akan terdata secara khusus.
Pendataan melalui sistem komputerisasi ini untuk memudahkan
memantau perkembangan KK miskin. “Setelah program pendataan
ini diterapkan, Pemkot Denpasar akan lebih mudah mengakses
rakyat miskin dan mempermudah pelayanan bagi mereka baik bidang
kesehatan maupun pelayanan publik lainnya,” katanya.
Selain mendapatkan kemudahan bidang pelayanan publik, Pemkot
Denpasar dalam memutus siklus kemiskinan, rakyat miskin Kota
Denpasar juga mendapatkan bantuan modal usaha, bibit ternak
dan pertanian sebagai upaya peningkatan pendapatan keluarga.
Bukan hanya bantuan modal, namun rakyat miskin juga diberikan
pelatihan keterampilan budi daya. Melalui program bantuan
dan perkuatan SDM, rakyat miskin mempunyai peluang untuk mengentaskan
dirinya dari kemiskinan.
Pada acara yang juga dihadiri oleh para bendesa adat se-Kota
Denpasar, Wali Kota Denpasar, AA Puspayoga didampingi Wakil
Wali Kota, IB. Rai Dharmawijaya Mantra, menyerahkan bantuan
biaya pendidikan kepada siswa berprestasi yang kurang mampu
dan penyerahan penghargaan kepada koperasi sehat yang diterima
Koperasi Mina Cipta Karya, Koperasi Tatwamasi dan Koperasi
Dharma Bakti. *yas