20 Februari 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Potensi
Wali Kota Denpasar Canangkan Ekonomi Kerakyatan
Denpasar (BisnisBali) –Komitmen Pemkot Denpasar dalam memberdayakan masyarakatnya melalui ekonomi kerakyatan dalam penanganan kemiskinan, digeber secara sinergis. Keterpaduan berbagai program dalam satu kegiatan, di antaranya pemberian bantuan bibit, permodalan, sarana, asuransi kesehatan masyarakat miskin (Askin), termasuk beasiswa bagi rumah tangga miskin tingkat SD, SMP dan SMA sebagai pendekatan pelayanan bagi masyarakat.
Asisten Pembangunan Sekda Kota Denpasar, Ketut Wisada, S.E., M.Si., bertempat di Penangkaran Penyu Kelurahan Serangan, Senin (19/2) kemarin mengatakan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan memiliki tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meminimalkan masalah sosial, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.
Selain itu program ini untuk menjabarkan misi pembangunan yang pada akhirnya bertujuan memberdayakan ekonomi rakyat dan penanganan kemiskinan melalui program terpadu dari berbagai sektor yang dilaksanakan oleh unit kerja.
“Diharapkan terpadunya program ini paling tidak bisa lebih efisien dan terarah,” ujar Wisada yang didampingi Kabag Humas Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma.
Pemberdayaan masyarakat melalui sektor pemberdayaan ekonomi, tetap menjadi prioritas. Adapun program dari berbagai unit kerja yang digeber kali ini adalah peningkatan infrastruktur dasar perekonomian, pemberdayaan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi, revitalisasi pertanian dalam artian luas dan revitalisasi Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Sedangkan sasaran dari kegiatan pembangunan pemberdayaan ekonomi rakyat dan penanganan kemiskinan meliputi kelompok tani ternak dan nelayan, kelompok perajin, dan keluarga miskin.
Erwin Suryadarma menambahkan, dalam program ekonomi kerakyatan ini rakyat miskin bukan saja mendapatkan kemudahan dalam mengurus KK dan KTP, namun sekaligus mendapatkan pelayanan di bidang kesehatan. Rakyat miskin ke depan akan terdata secara khusus. Pendataan melalui sistem komputerisasi ini untuk memudahkan memantau perkembangan KK miskin. “Setelah program pendataan ini diterapkan, Pemkot Denpasar akan lebih mudah mengakses rakyat miskin dan mempermudah pelayanan bagi mereka baik bidang kesehatan maupun pelayanan publik lainnya,” katanya.
Selain mendapatkan kemudahan bidang pelayanan publik, Pemkot Denpasar dalam memutus siklus kemiskinan, rakyat miskin Kota Denpasar juga mendapatkan bantuan modal usaha, bibit ternak dan pertanian sebagai upaya peningkatan pendapatan keluarga. Bukan hanya bantuan modal, namun rakyat miskin juga diberikan pelatihan keterampilan budi daya. Melalui program bantuan dan perkuatan SDM, rakyat miskin mempunyai peluang untuk mengentaskan dirinya dari kemiskinan.
Pada acara yang juga dihadiri oleh para bendesa adat se-Kota Denpasar, Wali Kota Denpasar, AA Puspayoga didampingi Wakil Wali Kota, IB. Rai Dharmawijaya Mantra, menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada siswa berprestasi yang kurang mampu dan penyerahan penghargaan kepada koperasi sehat yang diterima Koperasi Mina Cipta Karya, Koperasi Tatwamasi dan Koperasi Dharma Bakti. *yas


  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost