20 Februari 2007  
Home
Berita Terkini

 

KUD Mambal Intens Garap Subak
Badung (BisnisBali) – Koperasi Unit Desa (KUD) Mambal sejak berdirinya tahun 1973 silam, sudah intens menggarap petani. Sampai saat ini 70 persen anggota KUD Mambal adalah anggota subak yang tersebar di 17 subak dan 8 desa. Yang membanggakan, realisasi sisa hasil usaha (SHU) bisa melampui target yang ditetapkan. Sedangkan aset yang dimiliki sampai saat ini Rp 5.349.068.221,11. Manajer KUD Mambal, I Gusti Gede Susila mengungkapkan, tahun buku 2006 pihaknya menargetkan SHU Rp 146 juta lebih, sedangkan realisasinya bisa mencapai Rp 152 juta lebih. Pada tahun buku 2005, kata Susila, realisasi SHU bisa melampaui target. Dari target Rp 128 juta lebih, realisasinya mencapai 144 juta lebih.
Perolehan SHU, kata Susila, setiap tahunnya mengalami kenaikan. Hal ini terjadi, kata dia, di samping pengurus sudah maksimal menjalankan program kerja yang telah ditetapkan, kesadaran anggota sudah sangat tinggi. “Antara kami dan anggota KUD memang sudah tumbuh kesadaran, sehingga KUD bisa kami operasikan dengan maksimal,” ujarnya.
Namun ke depan, kata dia, jajaran pengurus akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada anggota, sehingga anggota bisa mendapatkan kepuasan. Sebaliknya, pihaknya berharap kepada anggota agar secara maksimal pula memanfaatkan jasa yang ditawarkan KUD.
Sampai saat ini, lanjut Susila, KUD Mambal mengelola lima jenis usaha seperti simpan pinjam, Rice Mobiling Unit (RMU), pangan, saprodi dan jasa pembayaran listrik.
Sampai saat ini KUD Mambal memiliki 2.977 orang anggota. Upaya ke depan yang akan dilakukan, di samping meningkatkan kualitas sumber daya manusia KUD, pihaknya juga akan terus meningkatkan kesadaran anggota, baik dalam hal tabungan sukarela maupun dalam memanfaatkan jasa yang dikelola KUD. “ Kalau saja semua itu bisa berjalan, akan tumbuh simbiosis mutualisme, tercipta kondisi yang saling menguntungkan antara pengurus dan anggota koperasi itu sendiri,” ujar Susila.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Badung pada kesempatan tersebut mengungkapkan, di tengah persaingan lembaga keuangan, ternyata KUD Mambal bisa tetap eksis melayani keperluan anggotanya. Untuk saat ini kata dia, KUD Mambal sudah menyandang predikat baik. “Ke depan saya minta agar KUD Mambal bisa memperoleh predikat sangat baik. Untuk mewujudkan hal itu sangat diperlukan adanya kerja sama, pengertian antara pengurus dan anggota KUD. Kalau salah satunya saja tidak bisa melakukan hak dan kewajibannya dengan baik, langkah menuju arah tersebut makin tidak jelas,” ungkapnya. *can
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost