20 Februari 2007  
Home
Berita Terkini

 

Petinggi Pemkot Lepas Seratus Tukik Di Pantai Serangan
Denpasar (BisnisBali) –Wali Kota Denpasar, AA Puspayoga didampingi Wakil Wali Kota, IB Rai Dharmawijaya Mantra dan pimpinan unit melepas seratus tukik di Pantai Laguna Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (19/2) kemarin. Tukik yang dilepas merupakan jenis penyu hijau yang berumur dua setengah bulan dan merupakan bantuan dari Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu atau Turtle Concervation and Education Center (TCEC). Menurut Koordinator Lapangan TCEC, Wayan Sukara, tukik yang disebar telurnya berasal dari penetasan di Pantai Suka Made, Jawa Timur. “Bantuan pada TCEC sudah dapat izin dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Propinsi Bali. Bantuan ini kadang berbentuk telur atau sudah menetas dalam bentuk tukik,” katanya. Lebih lanjut Sukara mengatakan, dipilihnya Pantai Laguna sebagai tempat pelepasan tukik dimaksudkan agar penyebaran penyu hijau menjadi lebih merata. “Biasanya di mana tukik itu dilepas, biasanya setelah dewasa cenderung kembali ke pantai tempat dilepasnya pertama kali untuk bertelur,” ujarnya.
Ia menambahkan, umur dari tukik sampai berkembang biak biasanya membutuhkan waktu 20 – 25 tahun. Ia juga mengatakan penyu hijau di Bali terancam punah karena banyak penangkapan liar. Di samping itu, penyu hijau dalam perkembangannya sangat sensitif dan sangat sulit berkembang biak. “Sangat tepat bila saat ini dan seterusnya penyu hijau mendapat perhatian di Bali,” ujarnya.
Saat ini di Bali lebih banyak penyu jenis lekang seperti banyak ditemukan di Pantai Kuta, Nusa Dua dan Sanur.
Lebih lanjut ia menambahkan, misi dari TCEC yang berada di Serangan ini adalah sebagai media pendidikan, salah satu alternatif pendapatan dalam bidang objek wisata dan sosial budaya. Untuk sosial budaya, dibutuhkan pengadaan penyu untuk upacara. Seperti tahun 2006 untuk upacara adat dibutuhkan 40 ekor penyu. Untuk mengatasi penangkapan penyu secara ilegal, pihak TCEC menyiapkan penyu untuk upacara sehingga penyu yang telah bebas tidak ditangkap lagi.
Sementara itu, Camat Denpasar Selatan, IB Alit Wiradana mengatakan, pihaknya akan menyebar 25 ekor tukik, Jumat (23/2) mendatang di Pantai Melasti, Kelurahan Serangan. “Di samping melepas tukik, kami akan melakukan penanaman seribu pohon mangrove di kawasan Pantai Serangan,” ujarnya.
Penyebaran tukik dan penanaman pohon ini, melibatkan lurah, kepala lingkungan se- Kecamatan Denpasar Selatan, muspika dan Kapolsek serta masyarakat Serangan. Penyebaran dan penanaman seribu pohon mangrove ini berkaitan dengan HUT ke-15 Kota Denpasar. *yas

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost