20 Februari 2007  
Home
Berita Terkini

 

Kiat Mengamankan Jaringan Nirkabel
Jaringan nirkabel atau yang sering disebut dengan wireless network cukup mudah untuk di-set-up, di samping sangat nyaman berinternet pada komputer portable di sekitar rumah maupun kantor. Namun, karena wireless menggunakan gelombang, maka akan lebih mudah untuk di-hack daripada koneksi yang menggunakan kabel. Untuk itu, ada beberapa kiat dalam mengamankan wireless network.

1. Memakai Enkripsi
Enkripsi adalah ukuran security yang pertama, tetapi banyak wireless access points (WAPs) tidak menggunakan enkripsi sebagai default-nya. Meskipun banyak WAP telah memiliki Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, secara default tdak diaktifkan. WEP memang mempunyai beberapa lubang di security-nya dan seorang hacker yang berpengalaman pasti dapat membukanya. Tetapi itu masih tetap lebih baik daripada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk men-set metode WEP authentication dengan shared key daripada open system. Untuk open system, dia tidak meng-encrypt data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP dibandingkan dengan yang 40-bit.

2. Gunakan Enkripsi yang Kuat.
Karena kelemahan kelemahan yang ada di WEP, dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, WAP harus men-support-nya. Sisi client juga harus dapat men-support WPA tersebut.

3. Ganti Default Password Administrator
Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua WAP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh para hacker, yang nantinya dapat menggunakannya untuk mengubah setting di WAP Anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi WAP adalah mengganti password default tersebut. Gunakan paling tidak 8 karakter, kombinasi antara huruf dan angka dan tidak menggunakan kata kata yang ada dalam kamus.

4. Matikan SSID Broadcasting.
Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari WAP akan di broadcast. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agak dapat terkoneksi dengan network.

5. Matikan WAP Saat tidak Dipakai
Cara yang satu ini kelihatannya sangat simpel, tetapi beberapa perusahaan atau individual melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network tiap saat dan menyediakan kesempatan bagi intruder untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak dipakai.

6. Ubah default SSID
Pabrik menyediakan default SSID. Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita. Tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita.

7. Memakai MAC Filtering
Kebanyakan WAP (bukan yang harganya murah) akan memperbolehkan kita memakai filter media access control (MAC). Ini artinya kita dapat membuat white list dari komputer-komputer yang boleh mengakses wireless network kita. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak.
Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof.

8. Mengisolasi wireless network dari LAN
Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya kita perlu memasang firewall antara wireless network dan LAN. Untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, mesti melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.

9. Mengontrol signal wireless
802.11b WAP memancarkan gelombang sampai dengan kira kira 300 feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antena dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antena, kita bisa mendapatkan jarak yang lebih jauh. *nat/net

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost