20 Februari 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Gaya Hidup
Waspadai Kosmetik Impor*Harga Murah dengan Hasil Instan
Denpasar (BisnisBali) –Di tengah lesunya bisnis salon, kosmetik impor marak dan diminati konsumen. Harga kosmetik impor memang banyak yang murah, terlebih yang ilegal dan memberikan hasil bagus dalam sekejap. Namun untuk efek samping selanjutnya tentunya bisa diketahui terutama penggunaan kosmetik yang kandungan bahan kimia tertentu terlalu tinggi.
Demikian dikatakan Sekretaris Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Tiara Kusuma Propinsi Bali, Ni Nyoman Rinadi, Senin (19/2) kemarin.
Persyaratan kosmetik dan perawatan kulit yang aman yaitu, tidak terlepas dari faktor lingkungan, faktor manusia dan faktor kosmetik itu sendiri. Memilih kosmetik hendaknya sesuai dengan keadaan dan daerah. Di negara tropis tentunya kurang cocok menggunakan kosmetik yang berpemutih atau banyak mengandung minyak. Jenis produk ini lebih cocok bagi mereka yang berada di wilayah subtropis seperti Eropa.
Sebagai konsumen harus pandai memilih kosmetik sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit. “Jangan mengharapkan kulit putih seperti orang Barat dan jangan memilih pemutih instan yang kelak berefek negatif. Misalnya, kulit menjadi merah-merah karena teriritasi, atau bahkan kulit seperti terbakar. Pilihkan kosmetik yang menjaga kecantikan sepanjang masa atau long life beauty,” paparnya.
Bukan kabar baru lagi, jika akhir-akhir ini marak dipasarkan kosmetik pemutih. Namun dalam memilihnya harus hati-hati, karena masih ada pemutih yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri dan hidroquinon dalam dosis berlebihan.
Pemakaian hidroquinon berlebih dapat menyebabkan kulit iritasi, dan jika dihentikan kulit akan seperti semula, bahkan bisa lebih buruk. Lebih bahaya lagi merkuri. Logam yang sebenarnya sudah dilarang itu memang menjadikan kulit tampak putih mulus, tetapi lama-kelamaan akan mengendap di bawah kulit. Setelah bertahun-tahun kulit akan biru kehitaman, bahkan dapat memicu timbulnya kanker. Kadar zat pemutih hidroquinon untuk kosmetik hanya diperbolehkan dua persen, lebih dari itu harus diperlakukan sebagai obat.
Krim pemutih merupakan campuran bahan kimia yang bertujuan memucatkan noda hitam pada kulit. Dalam jangka waktu lama krim tersebut dapat menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi pada kulit. Namun jangan salah, penggunaan yang terus-menerus justru akan menimbulkan pigmentasi dengan efek permanen.
Diakuinya, tidak sedikit masyarakat yang termakan promosi menggunakan pemutih yang bermanfaat instan. Pemutih bisa menimbulkan efek rebound, yaitu memberikan respons berlawanan saat pemakaian dihentikan. Begitu kosmetik dihentikan kulit menjadi hitam atau dikotori dengan flek-flek, bahkan merah seperti udang rebus, atau lebih parah lagi muncul kanker kulit. *rya

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost