20 Februari 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
RM Makin Eksis lewat Menu Makanan ala Rumahan
Denpasar (BisnisBali) –Menawarkan menu makanan layaknya makanan rumahan, menjadi salah satu upaya rumah makan (RM) agar menu yang ditawarkan dapat mudah diterima hallayak luas. Seperti dikatakan Eka Santi, pengelola RM di kawasan Renon, Senin (19/2) kemarin.
Menu rumahan yang ditawarkan di lingkungan restoran ataupun RM memiliki banyak keuntungan. Salah satunya, RM bisa makin eksis karena ramainya jumlah pengunjung yang melakukan transaksi pembelian. ‘’Menawarkan menu ala rumahan yang familiar di masyarakat tentu mereka merasa berada di rumah/di kampung halaman. Terutama masyarakat perantauan yang rindu makanan khas mereka,” katanya. Menurutnya, masalah makanan masyarakat sebenarnya tidak hanya membeli makanan saja. Terkadang masyarakat juga membeli suasana yang santai layaknya di rumah sendiri. Oleh karena itu, adanya sajian menu makanan ala rumahan diharapkan bisa menarik konsumen untuk melakukan transaksi. Menu ala rumahan yang bisa ditawarkan antara lain sayur bening, tempe bacem, sayur lodeh, ikan bakar, ayam goreng, ikan asin hingga berbagai jenis sambal. Penyajiannya pun bisa secara prasmanan dengan aneka menu makanan rumahan. RM dengan masakan ala rumahan ini, lanjutnya, membidik pasar berbagai kalangan. Dalam arti dengan uang Rp 10 ribuan pengunjung sudah bisa menyantap makanan sesuai yang dinginkan. Terkait cita rasa yang ditawarkan, ia menjamin sesuai selera masyarakat. Masyarakat akan merasa makan di rumah.
“Selera makanan tiap orang tentu berbeda. Jadi tergantung bagaimana kita mengolah menu makanan itu menjadi enak disantap,” tegasnya.
Berbicara persaingan tambah Eka, kembali lagi pada masing-masing RM dalam mengolah makanannya termasuk tata cara, kebersihan, cita rasa dan dalam melayani pembeli. Di samping makanan merupakan kebutuhan manusia.
‘’Oleh karena itu, kita tidak begitu ambil pusing dengan pesaing bisnis RM lainnya. Terutama restoran-restoran asing yang mulai banyak menjamur,” paparnya sambil menyampaikan fokus pada cita rasa, kualitas makanan dan pelayanan ia tidak muluk-muluk mematok target omzet tiap bulannya. Semua tergantung jumlah pengunjung. Namun, secara garis besar ia mengungkap keuntungan dari waktu ke waktunya relatif stabil.
Kendati perkembangan relatif stabil, diakui Eka, kendala utama yang dirasakan dalam melakoni bisnis ini adalah soal promosi dan mendapatkan pelanggan. Sebab, strategi pemasarannya adalah promosi dari mulut ke mulut.
Lani, pemilik RM dengan sistem menu ala rumahan lainnya mengakui, menawarkan menu makanan dengan sistem home style membantu dalam pemasaran termasuk perkembangan bisnis. Selain prioritas utamanya ada pada kepuasan pelanggan.
‘’'Prinsip saya bagaimana caranya pelangan yang baru pertama kali datang dan mencoba makanan itu akan datang lagi. Mereka puas dengan menu rumahan yang kita tawarkan,” tuturnya.
Di bidang produksi, tantangan Lani terbentur pada makanan yang harus selalu segar tiap jamnya. Baginya, kunci bisnis makanan adalah makanan yang harus selalu segar dan enak dimakan. Bercermin pada hal ini ia selalu berupaya mendapatkan bahan baku masih segar dengan cara turun langsung ke pasar. *dik
  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost