20 Februari 2007  
Home
Berita Terkini

 

::Boga
Warna dan Ukuran Dukung Nilai Jual Kue Ku
Denpasar (BisnisBali) –Nilai jual kue ku tidak hanya berpatokan pada cita rasa dan tekstur kue semata. Warna kue yang menarik serta ukuran yang bervariasi turut mendukung penjualan kue ku di pasaran. ‘’Terutama warna kue dari bahan alami yang cerah serta berbagai ukuran kue ku dari kecil hingga besar, sehingga memudahkan konsumen untuk memilih,” kata Kiki, pedagang kue, di Denpasar, Senin (19/2) kemarin.
Diterangkan Kiki, warna kue ku yang relatif ramai dicari konsumen masih pada warna merah. Sebab, kue ku warna merah banyak dicari pembeli sebagai sarana upacara terutama keturunan orang Tionghoa. Dari segi ukuran, kue ku ukuran kecil cenderung dibeli konsumen dari kalangan menengah ke atas, mengingat harga jual yang relatif murah dibandingkan harga kue ku ukuran besar. “Harga kue ku ukuran kecil kami tawarkan berkisar Rp 600 per buah sedangkan ukuran besar bisa di atas Rp 2.000 per buah,” ujarnya. Kendati berbeda ukuran, diakuinya, cita rasa kue ku tidak ada perbedaan. Kue ku tetap memiliki cita rasa yang spesial dengan bahan isian mulai unti kelapa hingga kacang hijau. Tekstur yang lembut turut mendukung nilai jual kue ku. Terbukti penggemar kue ku, tidak hanya orang tua namun anak-anak dan remaja banyak menyukai kue jenis ini. Pangsa pasar yang dituju pun tidak hanya kalangan keluarga, instansi perkantoran ramai melakukan pembelian.
“Kue ku tidak hanya dikonsumsi sebagai camilan teman minum teh atau bekal anak sekolah saja. Kue ku juga banyak digunakan sebagai camilan prasmanan, kotakan pada saat acara adat, resepsi pernikahan maupun sembahyangan,” ungkapnya, sambil menyampaikan transaksi pembelian bisa mencapai lebih dari 100 buah per hari. Terutama Imlek lalu bisa di atas 75-100 buah per hari.
Joko, karyawan toko kue lainnya mengatakan hal sama. Kue ku termasuk salah satu kue pasar yang relatif ramai dibeli konsumen. Memiliki warna yang menarik, ukuran bervariasi ditambah cita rasa yang khas membuat kue ku memiliki nilai jual yang relatif tinggi.
‘’Harga jual yang terjangkau turut mempengaruhi penjualan kue ku. Terbukti kue ku tetap eksis di tengah persaingan kue pasar lainnya,” jelasnya. *dik

KUE KU
Bahan:

250 gram kacang hijau kupas, dicuci bersih dan direndam air minimal 4 jam
250 gram gula pasir
200 ml santan kental
1 sendok teh garam
1 lembar daun pandan
Bahan Kulit :
300 gram tepung ketan
3 sendok makan gula halus
300 gram kentang rebus yang sudah dihaluskan
½ sendok teh vanili
3 sendok makan minyak sayur
250 ml santan panas, dibagi dua
10 lembar daun pandan dan daun suji
50 gram bit yang telah direbus
Cara Memasak :
Buat isi : kacang hijau ditiriskan lalu dikukus hingga empuk. Blender bersama santan hingga halus, angkat. Campur dengan gula, garam dan daun pandan. Aduk rata, kemudian masak di atas api kecil sampai kental dan dapat dipulung. Buat menjadi bulatan-bulatan kecil, sisihkan.
Buat pewarna merah : blender bit bersama 125 mL santan, saring dan sisihkan.
Buat pewarna hijau : blender daun pandan dan suji bersama 125 mL santan, saring dan sisihkan.
Buat kulit : campur tepung ketan, gula halus, kentang, minyak dan vanilli, aduk rata. Bagi adonan menjadi 2 bagian, masing-masing diberi santan yang telah berwarna sambil diuleni sampai kalis selama sekitar 15 menit.
Bungkus adonan isi dengan adonan kulit dan cetak dalam cetakan kue ku yang telah ditaburi dengan tepung ketan atau dibentuk aneka buah.
Kukus di dalam kukusan yang telah dialasi dengan daun pisang dan diolesi minyak selama kurang lebih 10 menit, angkat.
Hidangkan. *dik/net

  Arsip

copyright bisnisbali.com 2005 all right reserved. Designed, developed and maintained by IT Balipost