Nusa Dua (BisnisBali) –Badan Koordinasi
Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Bali cepat tanggap terhadap
masalah-masalah yang dihadapi kalangan investor yang menanamkan
modalnya di Bali. Terkait kasus yang menimpa investor Peninsula,
Senin (19/2) kemarin, BKPMD langsung turun untuk mengetahui
permasalahan yang terjadi. Tim BKPMD yang beranggotakan
lima orang itu diterima Direktur Eksekutif Hotel Peninsula
Wanda Latief.Saat dihubungi BisnisBali, Wanda Latief mengemukakan,
BKPMD merasa harus memberi perlindungan kepada kalangan
investor sepanjang memang berada dalam rel yang benar. Untuk
itu, katanya, BKPMD akan membentuk semacam lembaga mediasi
untuk menampung masalah-masalah yang dialami kalangan investor.
Tim ini, kata Wanda, akan terdiri atas wakil dari kepolisian,
BKPMD dan wakil dari lembaga-lembaga terkait. “Lembaga
ini nantinya minimal akan memediasi permasalahan yang dialami
investor di Bali,’’ tegas Wanda mengutip tim
BKPMD yang turun ke Peninsula tersebut.
Ditanya mengenai respons cepat BKPMD terhadap masalah yang
dialami investor, Wanda menganggap itu sebagai sebuah kewajaran.
Pasalnya, untuk mendatangkan investor ke Bali bukanlah pekerjaan
gampang. Untuk itu, sepanjang memang investor berada di
jalan benar, ya mesti diberi perhatian dan perlindungan.
Tanpa perhatian dan respons yang cepat, katanya, tak tertutup
kemungkinan investor akan lari karena merasa mendapatkan
perlakuan yang tak semestinya. “Sudah selayaknya,
selaku lembaga yang paling berkompeten terhadap investasi,
BKPMD memberi respons dan perlindungan kepada investor,’’
katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wanda mengaku prihatin terhadap
kasus-kasus yang menimpa investor. Dia mencontohkan kasus
yang ditimpakan kepada salah seorang investor asal Inggris
Alan Thomas, pemilik Hotel Peninsula di Tanjung Benoa. Alan
mengembangkan usahanya di Bali bersama saudaranya Roger
Thomas. Hingga saat ini, dua perusahaan yang dimiliki telah
mempekerjakan sekitar 300 orang karyawan.
Kejadiannya muncul saat Alan Thomas ingin membuka akses
ke lokasi pengembangan proyek hotelnya. Dia dijadikan tersangka
hanya karena membongkar tembok dibangun di tanah yang disewanya.
*sar
|